Tata Cara Sholat Qiyamul Lail di Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Waktu Pelaksanaan

Pelajari cara melaksanakan sholat Qiyamul Lail pada malam Lailatul Qadar, termasuk waktu yang tepat, niat, serta keutamaannya untuk mendapatkan berkah Ramadan.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
Tata Cara Sholat Qiyamul Lail di Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Waktu Pelaksanaan
Mereka menghabiskan waktu dengan membaca Alquran, memanjatkan doa, dan melaksanakan sholat malam. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim) (© 2025 Liputan6.com)

Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat mulia dalam agama Islam, keutamaannya bahkan dinyatakan lebih baik dari seribu bulan. Untuk memperoleh keutamaan tersebut, umat Islam disarankan untuk menghidupkan malam ini dengan berbagai bentuk ibadah, salah satunya adalah sholat Qiyamul Lail. Namun, masih banyak yang belum memahami secara mendalam mengenai tata cara dan waktu yang tepat untuk melaksanakannya.

Sholat Qiyamul Lail dapat dilaksanakan setelah sholat Isya hingga menjelang azan Subuh, dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Berbagai referensi fikih mengindikasikan bahwa amalan ini sangat dianjurkan karena merupakan salah satu cara spiritual utama untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar.

Dengan adanya panduan ini, umat Islam diharapkan dapat memahami secara menyeluruh mengenai makna, hukum, tata cara, serta amalan pendukung sholat Qiyamul Lail, sehingga tidak kehilangan kesempatan besar dari malam yang penuh berkah ini. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut, dirangkum dari merdeka.com, Senin (24/3).

Apa Itu Sholat Qiyamul Lail

Sholat Qiyamul Lail adalah ibadah sunnah yang dilaksanakan pada malam hari sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah, terutama pada malam-malam yang memiliki keutamaan besar seperti Lailatul Qadar. Secara etimologis, Qiyamul Lail berarti "berdiri di malam hari", yang menunjukkan praktik ibadah malam yang meliputi sholat, dzikir, doa, dan pembacaan Al-Qur'an. Sholat ini juga dapat mencakup Tahajud jika dilakukan setelah tidur dan pada sepertiga malam terakhir, meskipun secara umum, Qiyamul Lail tidak mensyaratkan tidur sebelumnya.

Selama bulan Ramadhan, khususnya pada sepuluh malam terakhir, Qiyamul Lail dilaksanakan untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Ibadah ini menjanjikan bagi umat yang rutin melakukannya untuk dapat memasuki surga dengan penuh ketenangan dan kedamaian. Hal ini sesuai dengan hadis yang disampaikan oleh Abdullah bin Salam, di mana Rasulullah bersabda:

عن عبد الله بن سلام قال: أول ما قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم المدينة انجفل الناس إليه، فكنت فيمن جاءه، فلما تأملت وجهه واستثبته علمت أن وجهه ليس بوجه كذاب. قال: وكان أول ما سمعت من كلامه أن قال: أيها الناس أفشوا السلام وأطعموا الطعام وصلوا بالليل والناس نيام تدخلوا الجنة بسلام

“Ketika Rasulullah tiba di Madinah, orang orang ramai mengerumuni beliau. Aku pun datang kepada beliau. Aku merenungkan wajah Rasulullah, tampak jelas bagiku bahwa wajahnya bukanlah wajah seorang pendusta. Dan hal pertama yang aku dengar dari ucapannya, wahai manusia tebarkanlah salam, berikanlah makanan dan shalatlah ketika orang lain sedang tidur. Niscaya kalian akan masuk surga dengan damai” dikutip dari kemenag.go.id.

Hukum Sholat Qiyamul Lail

Sholat Qiyamul Lail termasuk dalam kategori sunnah muakkad, yang berarti ibadah sunnah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena memiliki banyak keutamaan. Hal ini ditunjukkan oleh kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang secara rutin melaksanakan Qiyamul Lail, sehingga para ulama sepakat bahwa amalan ini sangat dianjurkan.

  1. Sunnah Muakkad: Nabi Muhammad SAW secara konsisten melaksanakan Qiyamul Lail, sehingga para ulama sepakat bahwa ini adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
  2. Bisa Menjadi Wajib Bila Bernazar: Jika seseorang bernazar untuk melaksanakan Qiyamul Lail, maka ia diwajibkan untuk menunaikannya sesuai dengan nazar tersebut, termasuk pada semua malam 10 terakhir Ramadhan jika bernazar untuk mendapatkan Lailatul Qadar.
  3. Keutamaannya Luar Biasa: Orang yang melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar dengan iman dan harapan akan pahala, akan diampuni semua dosa-dosa yang telah dilakukannya di masa lalu.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Qiyamul Lail

Sholat Qiyamul Lail tidak memiliki ketentuan jumlah rakaat yang tetap, tetapi biasanya dilakukan secara berpasangan, yaitu dua rakaat diikuti dengan satu rakaat witir. Jika diniatkan untuk malam Lailatul Qadar, sholat ini dapat dilakukan dengan niat khusus.

  1. Niat dan Rakaat: Niatkan dalam hati untuk melaksanakan Qiyamul Lail, kemudian lakukan sholat dua rakaat seperti sholat sunnah pada umumnya. Setelah itu, lanjutkan dengan dua rakaat lagi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
  2. Bacaan Surat: Disarankan untuk membaca surat Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali setelah Al-Fatihah pada setiap rakaat saat melaksanakan sholat di malam Lailatul Qadar.
  3. Doa dan Dzikir Setelah Sholat: Setelah mengucapkan salam, sangat dianjurkan untuk membaca istighfar sebanyak 70 kali dengan lafaz: Astaghfirullah wa atubu ilaih -- "Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertobat kepada-Nya."

Kapan Waktu untuk Melaksanakan Sholat Qiyamul Lail

Qiyamul Lail dapat dilaksanakan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Namun, waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan Qiyamul Lail adalah pada sepertiga malam terakhir.

  1. Setelah Isya: Qiyamul Lail dapat dimulai setelah melaksanakan sholat Isya dan Tarawih. Meskipun demikian, beberapa ulama berpendapat bahwa waktu yang paling baik adalah setelah tidur malam.
  2. Sepertiga Malam Terakhir: Waktu ini dianggap sebagai waktu yang utama karena pada saat itu Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa, memberikan ampunan, serta menerima taubat dari hamba-Nya.
  3. Menjelang Subuh: Pada waktu ini, sangat dianjurkan untuk mengisi dengan sholat witir, beristighfar, dan berdoa karena merupakan waktu yang mustajab.

Apa Amalan Lain yang Bisa Dikerjakan untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Selain melaksanakan Qiyamul Lail, terdapat berbagai amalan lain yang dapat dilakukan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dan mendapatkan keberkahannya. Beberapa amalan tersebut antara lain:

  1. Membaca Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW: Doa yang paling dikenal untuk malam Lailatul Qadar adalah: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni. Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku."
  2. Tilawah Al-Qur'an dan Tadabbur: Bacalah Al-Qur'an dengan tartil dan renungkan maknanya sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  3. Bersedekah dan Membantu Sesama: Melakukan sedekah di malam Lailatul Qadar sangat dianjurkan, karena setiap amal baik akan dilipatgandakan pahalanya.
  4. I'tikaf di Masjid: Jika memungkinkan, lakukan i'tikaf atau tinggal di masjid untuk fokus pada ibadah di malam-malam terakhir bulan Ramadhan.

Dengan melaksanakan amalan-amalan tersebut, diharapkan kita dapat meraih keberkahan dan rahmat Allah di malam yang penuh kemuliaan ini. Setiap tindakan baik yang kita lakukan, terutama di malam Lailatul Qadar, akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sholat Qiyamul Lail (People Also Ask – Google)

1. Kapan waktu Qiyamul Lail bisa dilakukan?

Mulai setelah sholat Isya hingga menjelang Subuh, dengan waktu utama di sepertiga malam terakhir.

2. Apa perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud?

Tahajud dilakukan setelah tidur, sedangkan Qiyamul Lail tidak mensyaratkan tidur sebelumnya.

3. Berapa rakaat sholat Qiyamul Lail?

Minimal dua rakaat, bisa dilanjutkan sebanyak mungkin sesuai kemampuan dan ditutup dengan witir.

4. Apa doa terbaik untuk dibaca saat Qiyamul Lail?

Doa yang diajarkan Nabi: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.

5. Apa saja amalan lain selain sholat untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar?

Tilawah Al-Qur’an, dzikir, doa, sedekah, i’tikaf, dan memperbanyak istighfar.

Rekomendasi