Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip Kegiatan di Sekolah Balet Muslim Pertama di Dunia

Mengintip Kegiatan di Sekolah Balet Muslim Pertama di Dunia Grace and Poise Academy. ©Alamy Live News

Merdeka.com - Balet adalah sebuah cabang seni gerak yang berkembang pada masa Renaissans Italia. Seni tari ini lantas berevolusi menjadi seni pertunjukan yang diselenggarakan dengan format konser, terutama di Prancis dan Rusia.

Hingga saat ini, tari balet lebih identik dengan Eropa. Sangat jarang dijumpai di negara-negara Islam. Muslim yang menekuni balet pun terbilang langka.

Menanggapi hal tersebut, Maisie Alexandra Byers, seorang sarjana balet di Royal Academy of Dance, London dan Dr Sajedah Shubib, dokter gigi Universitas Leeds berinisiatif membuka sekolah balet khusus muslim pertama di dunia, melansir dari Metro UK pada Kamis, 24 Oktober 2019.

Balet Diiringi Puisi

Nama sekolah balet tersebut adalah Grace and Poise Academy. Resemi dibuka di London, Inggris, pada awal 2019.

grace and poise academy

Alamy Live News

Uniknya, sekolah balet ini tidak menggunakan musik sebagai pengiring tarian balet, melainkan menggunakan puisi. Mereka mencoba menghormati beberapa orang Muslim yang tidak mendengarkan musik karena instrumen musik tertentu tidak diperbolehkan untuk didengar dan beberapa liriknya kurang islami.

Puisi yang mengiringi tarian balet di sekolah ini adalah buah karya dari Haneen Shubib, Pendiri Sekolah Sastra Articulately di Inggris. Maisie berharap, lewat berdirinya sekolah balet dengan silabus puisi, balet bisa berkembang dengan konteks yang berbeda.

Balet dan Homeschooling

Selain kelas balet, sekolah ini juga memberikan program homeschooling dengan harga yang lebih murah bagi anak yang belajar di rumah karena ingin fokus menghadiri kelas balet.

grace and poise academy

Alamy Live News

"Kami percaya, pendekatan unik dari kelas balet kami dapat membantu perkembangan fisik, emosi, dan sosial anak," kata Dr Sajedah. Ia berharap dengan dibukanya sekolah balet khusus muslim ini bisa mendorong eksistensi masyakarat Islam di bidang kesenian.

Mendapat Respons Positif

"Kami senang karena kegiatan kami mendapat respons positif dari orang maupun komunitas di sekeliling kami," kata Dr Sajedah.

grace and poise academy

Alamy Live News

Ia juga mengaku semakin antusias mengajar ketika salah satu orangtua peserta kelas balet ada yang memberinya informasi perkembangan emosi dari anaknya setelah mengikuti kelas baletnya. Banyak orangtua yang menilai kelas balet berdampak positif bagi emosi anak-anak mereka.

"Saya selalu menganggap mereka seperti anak saya sendiri," kata Dr Sajedah.

Reporter: Ossid Duha Jussas SalmaSumber: Liputan6.com

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP