Melancong di Alam sambil Belajar tentang Bambu di Ekowisata Boon Pring
Merdeka.com - Main ke alam memang bisa bikin pikiran segar kembali. Apalagi kalau tempat yang dikunjungi punya pemandangan indah, udara sejuk, dan pepohonan rindang. Misalnya Boon Pring yang ada di Malang.
Andeman Boon Pring atau biasa disebut Boon Pring saja adalah kawasan ekowisata kepunyaan Turen. Secara administratif, objek wisata ini terletak di desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Tempat ini cukup mudah ditemukan bermodal Google Maps. Akses jalannya pun cukup bagus. Anda tidak akan kesulitan untuk mencapainya.
Harga tiket masuk yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yaitu Rp10.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak usia 4—12 tahun.
Danau Hijau Dikelilingi Pepohonan

©2022 Tantri Setyorini
Boon Pring berdiri di lahan seluas 36,8 hektar. Kawasannya terdiri dari beberapa danau yang dikelilingi pepohonan bambu nan rindang.
Wisata Boon Pring ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an. Hanya saja, pemandian alam ini mulai populer sekitar tahun 2014, semenjak diadakannya acara Grebeg Sesucen Desa. Lalu sejak 2015, potensi wisata kawasan itu mulai dikelola dengan serius.
Berada di lereng Gunung Semeru membuat udara di kawasan wisata Boon Pring terasa sejuk. Apalagi, sekarang kawasan ini sudah lebih tertata. Fasilitas dasar seperti toilet, kamar mandi, musholla, tempat makan, kolam renang, dan lahan parkir yang luas tidak akan menjadikan pengunjung kesulitan menikmati suasana.
Lebih dari 100 Spesies Tanaman Bambu

©2022 Tantri Setyorini
Ada sekitar 100 spesies tanaman bambu yang tumbuh di kawasan wisata ini. Bahkan ada yang ditanam sejak zaman penjajahan Belanda.
Karena itu selain sebagai tempat wisata, kawasan Boon Pring juga difungsikan sebagai arboretum alias laboratorium vegetasi bambu.
Pihak pengelola menyertakan keterangan terkait jenis-jenis bambu yang ditanam di berbagai titik. Tak ketinggalan berbagai informasi tentang bambu yang mungkin belum banyak diketahui.
Piknik di Tengah Pulau Putri

©2022 Tantri Setyorini
Di tengah danau-danau yang mendominasi kawasan Boon Pring ada pulau kecil yang dihiasi taman apik dan pepohonan bambu. Pulau mini ini dinamakan Pulau Putri.
Pengunjung biasa duduk-duduk atau sekadar foto di Pulau Putri. Pasalnya, cukup banyak properti foto Instagramable yang disediakan pengelola.
Sembari piknik di tengah pulau, pengunjung juga bisa menyaksikan perahu motor atau sepeda air yang bersliweran.
Dikelilingi Enam Sumber Air Alami

©2022 Tantri Setyorini
Boon Pring tak cuma punya satu danau. Ada enam sumber air yang bisa dieksplorasi pengunjung, yaitu Sumber Adem, Sumber Seger, Sumber Towo, Sumber Gatel, Sumber Krecek, dan Sumber Maron. Sumber Adem dan Sumber Towo adalah danau terbesar. Sementara Sumber Maron dikelola sebagai objek wisata yang terpisah.
Sumber Towo adalah danau tertua di Boon Pring dan dulu dipercaya mampu mengobati penyakit. Sumber Gatel disebut memiliki air yang bisa membuat kulit gatat, tapi bisa diobati dengan air dari Sumber Towo.
Sumber Seger dan Sumber Adem memiliki air yang sejuk. Sementara Sumber Krecek dinamakan demikian, karena aliran airnya berbunyi 'krecek-krecek'. Ada beberapa jenis ikan air tawar yang hidup di danau ini. Misalnya ikan koi, ikan nila, dan ikan mas.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Boon Pring

©2022 Tantri Setyorini
Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan di Boon Pring? Pilihan wisatanya cukup banyak, kok. Coba jalan-jalan menyusuri setapak dan jembatan kayu di area kawasan wisata. Boleh juga menyusuri keindahan Boon Pring sambil bersepeda santai. Ada kolam renang yang disediakan khusus untuk anak-anak dan orangtua juga.
Wisatawan bisa duduk-duduk sambil menikmati keindahan danau dan rimbunnya pepohonan bambu di tengah Pulau Putri. Berkeliling danau dengan sepeda air atau perahu motor juga bisa menjadi pilihan aktivitas seru bersama anak.
Foto Instagramable bersama bestie atau pasangan? Tentu bisa dengan properti yang sudah disediakan di beberapa titik.
Anda juga bisa memberi makan ikan koi di Sumber Krecek. Makanan ikan bisa dibeli di warung-warung kaki lima yang berjejer rapi di dekat danau. Kalau sudah lelah, silakan ngemil jajanan kecil sambil memandang danau hijau. Para pedagang di sini menawarkan beberapa jenis panganan ringan untuk dinikmati. Misalnya cilok, bakso, kacang rebus, jasuke (jagung susu keju), sampai es krim buatan rumah.
Karena menawarkan banyak pilihan wisata, tak heran jika Boon Pring ramai pengunjung saat weekend. Bahkan yang berkunjung dalam rombongan dengan kendaraan bus pun tak sedikit jumlahnya.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya