Ilmuwan Ciptakan Vodka dari Biji-Bijian dan Air di Chernobyl

Jumat, 16 Agustus 2019 15:02 Reporter : Tantri Setyorini
Ilmuwan Ciptakan Vodka dari Biji-Bijian dan Air di Chernobyl Atomik Vodka. ©2019 YouTube/Noticias

Merdeka.com - Sebuah tim yang beranggotakan para ilmuwan dari berbagai negara telah melakukan observasi terhadap area kecelakaan reaktor nuklir Chernobyl. Setelah menjalani serangkaian penelitian, mereka menciptakan sebotol vodka yang dibuat dari air dan biji-bijian di sekitar situs tersebut.

1 dari 3 halaman

Barang Konsumsi Pertama dari Chernobyl

Bagian dalam zona kebocoran nuklir Chernobyl di tahun 2017. 2017 German Orizaola

Vodka tersebut diberi nama Atomik dan menjadi produk konsumsi pertama dari Chernobyl sejak terjadinya kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah itu. Atomik merupakan buah dari pemikiran Profesor Jim Smith dari University of Portsmouth dan rekan-rekannya.

Air yang digunakan berasal dari sekitar Chernobyl. Sementara biji-bijian untuk biang alkohol ditanam di dalam situs bencana.

2 dari 3 halaman

Terbukti Klinis Bebas Radioaktif Berbahaya

Atomik Vodka. 2019 YouTube/Noticias

Mengonsumsi produk yang berasal dari situs bencana radioaktif seperti Chernobyl mungkin terdengar berisiko, bahkan meskipun kejadiannya sudah berlalu tiga dekade. Namun sejumlah analisis membuktikan bahwa proses penyulingan air secara seksama telah memurnikan kembali air di Chernobyl.

"Minuman ini tidak lebih radioaktif daripada vodka lainnya," tutur Profesor Smith kepada BBC. "Kami sudah meminta rekan kami di Southampton University yang memiliki laboratorium radioanalisis hebat untuk mengetahui apakah mereka menemukan radioaktivitas. Semuanya berada di bawah ambang batas pengujian."

3 dari 3 halaman

Rencana Produksi dan Profit untuk Korban Chernobyl

Bagian dalam zona kebocoran nuklir Chernobyl di tahun 2016. 2016 German Orizaola

Setelah menemukan bukti ilmiah kalau Atomik Vodka tidak berbahaya, tim Profesor Smith berniat untuk memasarkan minuman beralkohol tersebut. Sebagian besar laba yang berhasil didapat akan disumbangkan untuk membantu komunitas masyarakat yang tengah berjuang untuk bangkit dari dampak tragedi Chernobyl.

Mereka berencana untuk memproduksi 500 botol Atomik Vodka di akhir tahun 2019 dan menawarkannya kepada para turis yang berkunjung ke situs ledakan Chernobyl.

"Kami berniat untuk membuat produk bernilai ekonomi tinggi demi mendukung perbaikan perekonomian area di luar zona ledakan di mana radiasi sudah tidak menjadi ancaman kesehatan serius lagi."

Kabar produksi Atomik Vodka telah sampai ke telinga pemerintah Ukraina. Mereka menyambut rencana tersebut. Oleg Nasvit, kepala badan manajemen area bencana Chernobyl menyoroti pentingnya pemulihan tanpa membahayakan kehidupan warga di sekitar area tersebut. [tsr]

Baca juga:
Perusahaan Daging Olahan Luncurkan Es Krim Rasa Hot Dog Pertama di Dunia
Kedai di Thailand Sajikan Sup Berusia 45 Tahun Kepada Pelanggan
Gummy Bear Terpedas di Dunia, 20 Kali Lebih Menggigit Daripada Cabai Rawit Terpedas
Yuk, Kenalan dengan Jenis Sushi yang Populer di Indonesia

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini