Hati-Hati Memberikan Keju sebagai Makanan Kucing Lucu, Ini Aturannya!
Merdeka.com - Kucingmu sepertinya memiliki radar yang mampu menangkap aroma keju, baik saat berada di tangan pemiliknya, disajikan di piring makan, hingga dijadikan bahan masakan. Ditambah tatapan memohon dan meongan tiada henti, kamu pun tergerak memberikan olahan susu itu sebagai camilan. Tapi ada aturannya agar tidak sampai membahayakan kesehatan kucing.
Bisa Makan Keju, Asal…
©shutterstock
Menurut para ahli, kucing bisa memakan keju tapi hanya dalam jumlah sedang, misalnya keju seukuran dadu sebagai treat dan batasi waktu pemberiannya. Tapi ada baiknya mengenali kesehatan hewan peliharaanmu, pasalnya anabul yang tidak toleran terhadap laktosa atau alergi susu dapat mengalami kerusakan sistem pencernaan, meskipun hanya memakan sedikit keju.
Alergi Susu pada Kucing
©shutterstock
Bukan hanya manusia saja yang bisa mengalami alergi susu, kucing pun bisa mengalami masalah pencernaan seperti diare, sembelit atau muntah jika mengonsumsi produk susu. Perhatikan tanda-tanda umum pada anabul yang memiliki alergi susu setelah menikmati susu dan produk olahannya.
Mulai dari muntah, diare, kembung, hingga bercak kemerahan dan gatal pada kulitnya. Jika muncul tanda-tanda ini, hubungi dokter sesegera mungkin untuk menjadwalkan pemeriksaan karena alergi susu juga dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuhnya.
Perhatikan Porsinya
©shutterstock
Dokter hewan merekomendasikan 8-10 persen jatah kalori harian hewan peliharaan berasal dari camilan atau treat. Untuk keju yang jadi favorit pemilik kucing, produk olahan susu ini bisa mengandung kalori dalam jumlah terlalu tinggi. Faktanya, 1 ons potongan keju cheddar untuk anabul seberat 5 kilogram sama dengan orang yang memakan lebih dari 2 burger keju sekaligus.
Jenis Keju
Selain memastikan kucing bebas alergi dan membatasi porsinya, pertimbangkan juga memilih jenis keju yang dianggap lebih baik bagi anabul. Keju cheddar misalnya, termasuk yang paling populer di dunia, keju ini lebih rendah kadar laktosa sehingga bisa diberikan pada hewan peliharaanmu dalam jumlah sedang.
Sebaliknya, keju lunak seperti mozzarella, cottage cheese, dan cream cheese justru berbahaya bagi kesehatan kucing karena tinggi laktosa. Sedangkan keju mentah yang wajib dihindari adalah brie yang bisa mengandung Salmonella, blue cheese yang dibuat dengan jamur Penicillium, atau Camembert yang dapat memicu gangguan kesehatan saluran cerna anabul.
©Muezza
Memang tidak termasuk dalam kategori makanan berbahaya, tapi keju juga bukan pilihan yang paling sehat untuk anabulmu. Sebaiknya, pilih yang dapat menjaga kesehatan hewan peliharaanmu, seperti Muezza yang diolah dari bahan alami dan bebas bahan tambahan sintetik. Diolah dengan teknologi modern, kandungan nutrisinya terjaga tetap lengkap dan kadarnya seimbang memenuhi kebutuhan harian kucing.
Bukan hanya membantu menjaga kesehatan hewan peliharaanmu, tapi brand makanan kucing kering ini pun sudah mengantongi sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. leluasa memberikan makanannya secara langsung, juga mencuci mangkuk makannya di dapur, hingga bebas khawatir saat terjilat. Ada 4 varian rasa yang bisa dipilih, tinggal pesan mana yang jadi favorit kucingmu di Shopee dan Tokopedia. [eth]
Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya