Cerita Wirausaha Dody dan Kaos Unchal, Ikon Bogor yang Berjiwa Tangguh

Sabtu, 18 Mei 2019 14:38 Reporter : Syakur Usman
Cerita Wirausaha Dody dan Kaos Unchal, Ikon Bogor yang Berjiwa Tangguh Dody, pengusaha kaos Unchal khas Bogor. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kesuksesan lahir dari suatu proses, meski dia sejatinya bukan hasil akhir. Yang pasti, suatu proses, entah ringkas atau lama, menggambarkan elan kreatiivitas dan jiwa tangguh pemiliknya.

Gambaran ini sedikit banyak mencerminkan sosok Raden Dody Soeryanto (46), pengusaha clothing kaos merek Unchal asal Bogor, Jawa Barat.

Sembilan tahun waktu yang dilakoninya untuk membangun bisnis kaos Unchal hingga sebesar sekarang. Dari omzet penjualan kaos hanya 2.500 potong per tahun, kini penjualan kaos Unchal berkembang menjadi 45 ribu unit per tahun. Tak heran bila kaos Unchal menjadi produk ikonik dan salah satu oleh-oleh wajib khas kota Bogor ini. Sebuah prestasi yang tidak mudah.

Raden Dody Soeryanto yang biasa disapa Dody mengaku menekuni bisnis clothing berawal dari perkenalannya dengan founder sekaligus desainer Unchal bernama Luthfi Hadi pada 2010. Saat itu Dody hanya seorang reseller kaos Uchal. Tak disangka, dari sekadar reseller, kini Dody dikenal menjadi pengusaha dengan prestasi bisnis clothing merchandise khas kota Bogor.

"Unchal dalam bahasa Sunda artinya rusa yang ada di Kebun Raya Bogor yang dicetuskan oleh desainernya Lutfhi Hadi," ungkap Dody yang lahir di Jakarta pada Merdeka.com, baru-baru ini.

Menurut anak bontot dari lima bersaudara ini, Unchal merupakan usaha kaos dengan mengandalkan kualitas terbaik, disertai motif khas tapi tidak meninggalkan selera konsumen saat ini. Konsep produk ini rupanya berhasil sehingga Unchal menjadi kaos oleh-oleh khas Bogor, sekaligus menjadi ikon merchandise Kota Hujan ini.

Konsep produk yang berhasil itu dijaganya secara konsisten dari waktu ke waktu. Dody bertanggung jawab besar menjaga kualitas dan excellent service terhadap para konsumen kaos Unchal, baik dari Bogor sendiri maupun Indonesia dan mancanegara. Konsistensi dan integritasnya akhirnya berbuah manis, dengan kehadiran tujuh outlet baru yang tersebar di kota dan kabupaten Bogor.

2019 Merdeka.com

Hasil ini merupakan anugerah besar bagi Dody mengingat dunia bisnis clothing yang begitu ketat dan kompetitif. Prinsip mengedepankan kualitas dan integritas sebagai pengusaha merchandise betul-betul diresapi Dody dan tim yang dibinanya. Ini bukan omong kosong, buktinya sangat kentara dari banyaknya cerita positif dari para konsumen loyal Unchal, mulai dari kalangan umum, artis, hingga pejabat.

Berbekal prestasi tersebut, tak heran Dody didapuk menjadi "Ikon Djiwa Tangguh" tingkat nasional periode 2019 dalam naungan merek Minak Djinggo. Profil Dody tepat sebagai pejuang pengobar inspirasi yang tangguh, gigih, percaya diri, jujur, kreatif, dan berdedikasi di bidang enterpreunership Tanah Air.

Perihal gelar Ikon Djiwa Tangguh 2019 ini, Dody berujar, Untuk menjadi seorang pengusaha di bidang apa pun itu, harus punya niat, fokus, produk yang unik, jangan takut untuk memulai, dan peka terhadap pasar. Kalau mau buat suatu produk, kalau mau bagus, bagus sekalian, jangan tanggung-tanggung.

Demikianlah inspirasi usaha dari Kang Dody dan kota Bogor. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Inspirasi Wirausaha
  2. Bogor
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini