KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Benarkah rutin potong rambut bisa bikin 'mahkota' lebat dan sehat?

Kamis, 19 Maret 2015 12:12 Reporter : Tantri Setyorini
Ilustrasi memotong ujung rambut. ©2015 Merdeka.com/www.beautyfrontline.com

Merdeka.com - Mitos yang satu ini dipercaya oleh banyak orang Indonesia. Konon, jika sering dipangkas rambut akan cepat tumbuh dan menjadi lebih lebat.

Benarkah memotong ujung rambut bisa membuat rambut cepat panjang?

"Memotong ujung rambut sama sekali tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan rambut," tutur Elizabeth Cunnane Phillips, ahli rambut dari Philip Kingsley Clinic New York kepada The Huffington Post.

Lebih lanjut, ahli rambut yang telah meneliti dan mempelajari seluk-beluk rambut selama lebih dari 22 tahun ini menyatakan kalau pertumbuhan rambut lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik.

Yang menentukan pertumbuhan rambut adalah folikel di kulit kepala. Dan kondisi folikel di kulit kepala ini bergantung pada kesehatan pemilik rambut, pola makan, gaya hidup, dan fungsi kelenjar endokrin. Anemia dan kurang zat besi juga bisa berdampak pada ketidaksehatan folikel yang memicu kerontokan.

Benarkah memotong ujung rambut bisa mencegah kerusakan?

Memotong ujung rambut yang rusak memang dapat mencegah kerusakan rambut yang lebih parah. Selain itu, Cunnane Phillips menyarankan setiap orang melakukan trimming setiap enam atau delapan minggu sekali untuk menyingkirkan ujung rambut yang rusak.

Tetapi tentu saja, Anda harus melakukan perawatan rambut yang intensif untuk mencegah rambut bercabang muncul kembali. Trimming saja tidak cukup untuk mengatasi masalah rambut bercabang. Karena batang rambut yang rapuh perlu perawatan secara menyeluruh. [tsr]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.