7 Tanda pernikahan bakal langgeng menurut wedding planner

Minggu, 15 Juli 2018 04:04 Reporter : Tantri Setyorini
7  Tanda pernikahan bakal langgeng menurut wedding planner Ilustrasi pasangan. ©2015 MBC

Merdeka.com - Bukan cuma pakar asmara dan penasihat pernikahan yang bisa melihat tanda-tanda apakah pasangan bisa mengarungi bahtera rumah tangga dengan sukses atau tidak. Dalam beberapa hal, para perencana pernikahan alias wedding planner juga punya pendapat tersendiri mengenai para klien yang mereka tangani.

Menurut para wedding planner profesional perilaku pasangan saat merencanakan pernikahan sedikit banyak juga bisa menunjukkan bagaimana kelak mereka akan menjalankan rumah tangga. Dari sini bisa dilihat apakah mereka memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk mempertahankan rumah tangga.

Berikut ini kami jabarkan beberapa tanda yang menunjukkan calon pengantin bakal memiliki pernikahan langgeng dari kacamata wedding planner, dilansir dari The Huffington Post (11/7).

1 dari 7 halaman

Memiliki kesediaan untuk berkompromi

Ilustrasi pasangan bertengkar karena masalah finansial. © iStockphoto

Kemampuan pasangan untuk berkompromi merupakan hal yang penting, baik itu saat merencanakan pernikahan atau seterusnya. Kadang kompromi berarti mencari jalan tengah, kadang juga berarti menuruti permintaan pasangan demi kebaikan bersama.

"Dalam perencanaan pernikahan dan rumah tangga, mampu mengerti sudut pandang pasangan dan beradaptasi untuk mencari solusi yang bisa diterima kedua pihak merupakan keterampilan kunci," tutur Lori Stephenson, pendiri Lola Event Productions di Chicago. "Keterampilan dalam memecahkan masalah dan bersedia bekerja sama untuk menemukan solusi demi menghadapi tantangan merupakan indikator kuat dalam keberhasilan hubungan."

2 dari 7 halaman

Lebih memprioritaskan pernikahan itu sendiri daripada rangkaian prosesinya

Ilustrasi pasangan. © Tumblr

Pernikahan merupakan momen penting yang seharusnya cuma sekali seumur hidup. Tetapi penting untuk diingat juga bahwa pernikahan yang akan dijalani nanti jauh lebih penting daripada satu hari itu saja. Pasangan yang berpotensi langgeng lebih fokus pada gambar besarnya, yaitu rumah tangga yang bakal dijalani nanti.

"Pasangan yang lebih fokus kepada kehidupan pernikahan masih peduli terhadap detail-detail upacara pernikahan, tetapi mereka tidak lantas histeris dengan adanya masalah-masalah kecil yang muncul selama proses perencanaan atau saat hari pernikahan," tutur Tracie Domino, pendiri dan direktur kreatif Tracie Domino Events.

3 dari 7 halaman

Merencanakan pernikahan bersama, mengambil keputusan sebagai tim

ilustrasi pasangan. www.everydayfamily.com

Tak jarang calon pengantin yang menyerahkan proses perencanaan kepada si wanita atau si pria saja dengan alasan jadwal padat atau tidak berbakat dalam merencanakan pesta. Tetapi jika pengambilan keputusan untuk pesta pernikahan saja tidak dilakukan bersama, bisa jadi pasangan tersebut juga berperilaku serupa dalam menghadapi masalah lainnya.

4 dari 7 halaman

Sepakat dalam anggaran pernikahan

Ilustrasi anggaran pernikahan. © The Huffington Post

Masalah finansial adalah persoalan yang sangat sensitif dalam pernikahan. Tak sedikit rumah tangga yang berakhir karena hal ini. Karena itulah pasangan yang lebih baik dalam mengomunikasikan rencana anggaran pernikahan biasanya juga lebih siap untuk menghadapi diskusi seputar cicilan rumah, tagihan, atau pengeluaran bulanan.

5 dari 7 halaman

Bisa bereaksi dengan dewasa saat anggota keluarga mencoba ikut campur

Ilustrasi pasangan bertengkar. © tvN

Begitu mengumumkan rencana pernikahan, biasanya kedua keluarga langsung memberikan pendapat masing-masing. Tak jarang pendapat ini bertentangan dan membuat calon pengantin merasa tidak nyaman. Jika pasangan tersebut mampu menetapkan batasan yang sehat terhadap anggota keluarga, mereka akan menuruti saran tersebut jika dirasa sesuai dengan rencana awal mereka dan menolak dengan halus jika tidak cocok.

"Jika si mempelai lebih memilih saran ibunya daripada ide calon istrinya begitu saja, ini bukan hal bagus."

6 dari 7 halaman

Memiliki harapan yang realistis terkait pernikahan dan rumah tangga

Ilustrasi pasangan. ©2018 www.pixabay.com

Pasangan yang realistis biasanya lebih siap menghadapi satu atau dua kesulitan yang muncul menjelang pernikahan. Mereka tidak berharap muluk-muluk segalanya akan berlangsung 100 persen tanpa cela dan karenanya lebih ikhlas menghadapi ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas.

7 dari 7 halaman

Mampu berargumentasi dengan 'damai'

Ilustrasi pasangan bertengkar. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Kzenon

Bahkan pasangan yang paling rukun sekali pun pernah bertengkar, apalagi saat merencanakan pernikahan. Ada saja detail yang membuat pasangan tidak sepaham. Tetapi pasangan yang memiliki hubungan sehat akan mencoba mengomunikasikan perbedaan pendapat ini tanpa harus 'saling serang'.

Demikian ciri-ciri pasangan yang bakal memiliki pernikahan langgeng menurut para wedding planner. Apakah kamu dan pasangan memiliki kualitas-kualitas ini di dalam hubungan kalian? [tsr]

Baca juga:
Kata-kata bijak ini akan membuatmu termotivasi di segala keadaan
Penampilanmu tidak sesuai dengan kriteria idamannya? Jangan minder, ini poin plusnya
Ladies, pria tidak suka wanita yang sering keluhkan tubuhnya
Pria kagum pada 7 bagian tubuh wanita ini

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini