5 Kasus Kepribadian Ganda Fenomenal yang Jadi Inspirasi Fiksi Terkenal

Jumat, 25 Januari 2019 01:00 Reporter : Tantri Setyorini
5 Kasus Kepribadian Ganda Fenomenal yang Jadi Inspirasi Fiksi Terkenal Split (2016). ©2016 Blinding Edge Pictures/Blumhouse Productions/Universal Pictures

Merdeka.com - Gangguan identitas disosiatif atau yang lebih dikenal dengan istilah populer kepribadian ganda merupakan kejiwaan di mana pasien mengembangkan lebih dari satu kepribadian di dalam dirinya. Gangguan ini biasanya dipicu oleh pengalaman traumatis yang terjadi di masa kecil dan dalam beberapa kasus si pasien bisa mengembangkan puluhan hingga ratusan kepribadian yang bergantian menguasai kesadaran si pemilik tubuh asli.

Kepribadian ganda merupakan fenomena yang tergolong kontroversial di dunia psikiatri maupun hukum. Karena itulah beberapa kasusnya lantas mencuat ke ranah publik dan menjadi berita menggemparkan. Beberapa di antaranya bahkan sempat diangkat menjadi buku atau menginspirasi beberapa kisah fiksi terkenal.

Berikut ini beberapa kasus kepribadian ganda yang tergolong fenomenal hingga menjadi inspirasi fiksi populer, dilansir dari Psyche.

1 dari 5 halaman

Billy Milligan (24 Kepribadian)

Billy Milligan dan lukisan beberapa kepribadian lainnya. ©24smi.org

Masih ingat dengan film thriller Split yang tayang di tahun 2016? Film menegangkan yang menceritakan pria dengan 23 kepribadian itu terinspirasi dari kisah hidup seorang pasien gangguan identitas disosiatif bernama Billy Milligan.

William Stanley Milligan atau lebih dikenal dengan nama Billy Milligan adalah tersangka beberapa tindak kriminalitas di tahun 70-an yang sempat menghebohkan publik Amerika Serikat. Pada dekade tersebut, Billy menjadi terdakwa pertama yang bebas dari hukuman kurungan karena diagnosis gangguan identitas disosiatif. Billy mengklaim pelaku pencurian, penyerangan, dan pemerkosaan yang dituduhkan adalah Adalana, seorang wanita lesbian yang hidup di dalam dirinya.

Setelah serangkaian tes, diketahui kalau dalam diri Billy hidup 24 kepribadian. Dia dibebaskan dari hukuman penjara dengan alasan gangguan kejiwaan. Sebagai gantinya, Billy menghabiskan satu dekade di institusi kejiwaan. Setelah dilepaskan pada tahun 1988, Billy sempat menghilang selama bertahun-tahun. Dia mengembuskan napas terakhir di sebuah panti perawatan Ohio pada tahun 2014.

Kisah hidupnya yang menggemparkan Amerika Serikat diangkat menjadi buku pemenang penghargaan, The Minds of Billy Milligan dan Billy Milligan's War oleh Daniel Keyes. Buku tersebut rencananya diangkat menjadi film A Crowded Room yang bakal dibintangi Leonardo DiCaprio.

2 dari 5 halaman

Shirley Ardell Mason (16 kepribadian)

Shirley Ardell Mason. ©Skeptoid

Sebelum kasus Billy Milligan muncul, AS sudah sempat heboh dengan kasus Shirley Ardell Mason, wanita yang mengaku memiliki 16 kepribadian. Kisah Shirley ini sempat dibukukan dengan judul Sybil: The True and Extraordinary Story of a Woman Possessed By Sixteen Separate Personalities di mana identitasnya disamarkan menjadi Sybil Isabel Dorset.

Menurut Cornelia B. Wilbur, psikoanalis yang menangani Shirley, wanita itu mengembangkan belasan kepribadian dengan beragam umur, dan sifat sebagai akibat dari siksaan fisik dan seksual yang diterimanya dari sang ibu. Dua di antaranya adalah pria bernama Sid dan Mike. Ada pula yang berkebangsaan Prancis atau masih bayi.

Kisah hidup Shirley juga sempat diangkat ke layar lebar dengan judul Sybil yang rilis pada tahun 1976 dan diproduksi ulang pada tahun 2007.

3 dari 5 halaman

Louis Vivet (10 kepribadian)

Louis Vivet. ©2019 Merdeka.com

Louis Vivet termasuk orang pertama yang didiagnosis menderita gangguan identitas disosiatif. Dia dilahirkan pada tahun 1863 di Paris oleh seorang wanita tuna susila yang memukuli dan mengabaikannya.

Louis sudah melakukan kejahatan sejak usia 8 tahun. Dia ditangkap beberapa kali dan tinggal di lembaga pemasyarakatan sampai usia 18 tahun. Kepribadian lain diduga muncul sejak usianya 17 tahun, ketika seekor ular berbisa hampir membahayakan nyawanya saat bekerja di perkebunan anggur.

Louis keluar masuk rumah sakit dari tahun 1880 hingga 1881. Dia menjalani serangkaian perawatan kejiwaan yang umum dilakukan pada masa itu, antara lain hipnosis dan metaloterapi. Kemudian, seorang dokter mendiagnosis dirinya memiliki 10 kepribadian, masing-masing dengan sifat dan kisah hidup yang berbeda.

Riwayat Louis Vivet terakhir diketahui pada tahun 1886, saat dirinya dirawat di Bicetre Hospital, Paris, Prancis. Tidak diketahui kapan atau bagaimana Louis meninggal. Namun kisahnya menginspirasi Robert Louis Stevenson untuk menulis novel klasik The Strange Case of Dr. Jekkyl and Mr. Hyde.

4 dari 5 halaman

Truddi Chase (92 kepribadian)

Truddi Chase. ©1990 Oprah Winfrey Show

Kasus Truddi Chase tergolong cukup unik. Tidak seperti pasien lain, kepribadian-kepribadian di dalam diri Truddi tidak saling berbenturan. Mereka bahkan menyadari kehadiran satu sama lain di tubuh Truddi.

Truddi menyebut kepribadian-kepribadiannya 'pasukan' dan tidak ingin mereka dilebur menjadi satu kepribadian saja. Truddi menganggap mereka sebagai rekan yang telah melalui begitu banyak hal bersamanya, sehingga dia ingin menghargai eksistensi mereka.

Truddi mengklaim bahwa dia dilecehkan secara seksual dan fisik oleh ayah tirinya ketika dia berusia dua tahun, sementara ibunya secara emosional melecehkannya selama dua belas tahun. Dia menemukan pekerjaan sebagai pialang real estat, tetapi gagal mencapai kesuksesan. Setelah itu Truddi pergi ke psikiater dan menemukan kenyataan bahwa dia menderita gangguan identitas disosiatif dengan 92 kepribadian. Kepribadian termuda adalah seorang gadis berusia 5 tahun bernama Lamb Chop, sementara yang tertua adalah Ean, seorang penyair dan filsuf Irlandia berusia seribu tahun.

Truddi dan terapisnya menulis tentang perjuangannya berkutat dengan kepribadian ganda lewat manuskrip berjudul When Rabbit Howl. Tulisan itu diterbitkan pada tahun 1987 dan diadaptasi menjadi miniseri berjudul Voices Within pada tahun 1990. Truddi juga diundang untuk tampil di acara Oprah Winfrey. Dia meninggal pada 10 Maret 2010.

5 dari 5 halaman

Chris Costner Sizemore (22 kepribadian)

Chris Costner Sizemore. ©Associated Press/David Longstreath

Tidak seperti kebanyakan pasien yang disebutkan di dalam daftar ini, Chris Costner Sizemore datang dari keluarga yang relatif bahagia. Salah satu insiden yang memicu munculnya kebribadian di dalam diri Chris adalah sebuah kejadian traumatis di masa kecilnya. Chris melihat jasad seorang pria yang dikenalnya ditarik dari selokan.

Di masa dewasanya, kepribadian-kepribadian lain di dalam diri Chris mulai melakukan tindakan berani. Ketika putrinya lahir, salah satu kepribadiannya yang bernama Eve Black mencoba mencekik si bayi. Untungnya, upaya pembunuhan itu dihentikan oleh Eve White, kepribadiannya yang lain.

Saat menjalani terapi dengan Corbett H. Thigpen, kepribadian-kepribadian Chris yang lain mulai bermunculan. Chris sudah dirawat 8 psikiater dalam 25 tahun berikutnya, di mana total 22 kepribadian bermanifestasi di dalam dirinya. Setelah empat tahun terapi dengan Dr. Tony Tsitos, semua kepribadian Chris bergabung menjadi satu di tahun 1974.

Rincian kasus Chris disusun oleh Dr. Thigpen dan Hervey M. Cleckley, dan menjadi sebuah buku berjudul The Three Faces of Eve. Pada tahun 1957, buku tersebut diadaptasi menjadi film yang dibintangi oleh Joanne Woodward. Film tersebut membuahkan penghargaan aktris terbaik di Academy Award. [tsr]

Baca juga:
Masalah Kesehatan di Film Glass yang Berasal dari Penyakit di Dunia Nyata
Tiga Jurnalis Turki Tulis Buku Tentang Rincian Pembunuhan Khashoggi
Penampakan Toko Buku Paling Indah di Dunia
TNI AD Sita Ratusan Buku Bertema Komunis di Pare, Tulisan Soe Hok Gie Ikut Diamankan
Sekolah di AS Pasang Vending Machine Berisi Buku Gratis untuk Rangsang Minat Baca

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini