Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Dampak bertengkar di depan anak

5 Dampak bertengkar di depan anak Ilustrasi pasangan bertengkar. ©Shutterstock/Gladskikh Tatiana

Merdeka.com - Sebagai orang tua, wajar jika sekali-kali bertengkar karena suatu hal. Namun sebisa mungkin jangan sampai bertengkar di depan anak. Sebab ada banyak dampak buruk akibat pertengkaran tersebut, demikian seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.

Bahasa buruk

Bertengkar identik dengan teriakan dan makian. Jika orang tua melakukan hal itu di depan buah hatinya, anak pasti akan mempelajari bahasa yang buruk.

Stres

Mendengarkan pertengkaran orang tua mampu membuat anak semakin stres. Anak juga akan merasakan ketakutan karena belum begitu paham penyebab dari pertengkaran orang tuanya.

Tak mau berbagi

Bertengkar di depan anak berakibat buruk terhadap anak dalam jangka panjang. Salah satunya adalah ketakutan anak untuk berbagi masalah dengan orang tuanya.

Contoh buruk

Orang tua adalah panutan bagi anak-anaknya. Jika mereka kerap melihat orang tuanya bertengkar, artinya anak hanya akan mendapatkan contoh yang buruk untuk ditiru.

Ketenangan di luar rumah

Ketika anak merasa tak tenang karena melihat orang tuanya bertengkar, mereka akan mencari ketenangan di luar rumah. Di usia yang masih dini, besar kemungkinan anak terlibat dengan hal-hal yang berbau negatif.

Itulah beberapa dampak buruk bagi anak jika melihat orang tuanya bertengkar. Sebagai orang tua, sebisa mungkin Anda dan pasangan tidak melakukannya.

Baca juga:

Satu dari lima wanita 'dipaksa' kurus setelah hamil

Dikira sakit perut biasa, gadis ini ternyata melahirkan bayi

Nyeri persalinan bayi kembar butuh waktu 12 jam lebih!

Merokok saat hamil bikin anak jadi 'nakal'?

Lakukan ini saat kehamilan berusia 6 bulan! (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP