4 Ciri dari Seorang Pendengar yang Baik, Apa Kamu Salah Satunya?
Merdeka.com - Banyak orang yang senang berbicara. Namun, sedikit dari mereka yang bisa menjadi pendengar yang baik. Memang benar, bahwa tak semua orang mampu untuk mendengarkan kisah dan segala keluh kesah yang dimiliki oleh individu lainnya. Sebab, hal tersebut dinilai sangat membosankan dan tak menarik bagi diri mereka.
Meski begitu, ada lho kemungkinannya jika kamu merupakan seorang pendengar yang baik. Nah, agar semakin tahu dan yakin jika dirimu salah satunya, maka baca dulu informasi berikut ini. Apa saja itu?
1. Selalu Memberikan Reaksi yang Tepat
©Shutterstock
Ketika kamu mendengarkan curhatan orang lain, pastinya ada berbagai topik yang dibahas selama momen tersebut berlangsung. Mulai dari cerita diputusin kekasih, berlibur ke tempat yang indah, hingga kisah jatuh cinta seseorang. Nah, jika kamu seorang pendengar yang baik, maka kamu akan mampu memberikan reaksi yang pas kepada si pencurhat. Kalau kamu bisa melakukan hal tersebut, maka orang yang bercerita kepadamu juga pasti akan merasa dihargai dan didengarkan.
2. Bisa Berempati dengan Cerita yang Disampaikan
©Shutterstock
Pendengar yang baik sejatinya juga memiliki empati yang besar terhadap orang lain yang berbagi kisah dengan mereka. Sosok ini biasanya akan ikut merasakan kesedihan jika yang curhat menceritakan hal yang sedih. Sebaliknya, pribadi yang bisa mendengarkan setiap cerita orang lain dengan baik akan turut berbahagia jika hal yang didengarkannya juga adalah sesuatu yang membahagiakan.
3. Mampu Menahan Diri untuk Tak Berbicara
©Shutterstock
Ketika kamu sedang berada di posisi sebagai seorang pendengar, ada baiknya jika keinginan untuk memotong pembicaraan itu dihilangkan. Sebab, selain dapat mengganggu orang yang bercerita, hal tersebut ternyata dapat pula membuat suasana jadi semakin tak nyaman.
Akan tetapi, kamu bisa kok tetap berbicara asal setelah orang tersebut selesai menyampaikan hal yang ingin disampaikan dan sudah ada tanda bahwa kamu dipersilahkan. Percaya deh, langkah ini bisa menjadikan kamu sebagai pendengar yang baik di mata orang lain.
4. Mengatakan ‘Maaf’ atau ‘Permisi’ Jika Ingin Memotong Pembicaraan
©Shutterstock
Apabila ada sesuatu yang mendesak dan perlu dilakukan segera, maka akan sangat diperbolehkan bagi kamu untuk meninggalkan pembicaraan yang sedang terjadi. Namun, hal tersebut juga perlu etika dan sopan santun saat melaksanakannya, ya. Kamu bisa ucapkan kata “maaf” atau “permisi” saat ingin meninggalkan proses percakapan. Dengan begitu, kamu tak akan dianggap sebagai pribadi yang buruk dan hanya pandangan baik saja yang ditujukan kepadamu.
Setiap manusia sengaja diciptakan dengan dua telinga dan satu mulut. Hal tersebut nyatanya memiliki arti yang sangat mendalam, yakni jadilah pendengar yang baik dan kurangi pembicaraan yang tak berarti. Jadi, sudahkah kamu menjadi pendengar yang baik dan dibutuhkan? (mdk/)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya