Tampilan depan rumah tempat kelahiran Bung Hatta terlihat kental dengan keasliannya yang bergaya tempo dulu di daerah Bukittinggi, Sumatera Barat.
Sejarah Indonesia
Tampilan depan rumah tempat kelahiran Bung Hatta terlihat kental dengan keasliannya yang bergaya tempo dulu di daerah Bukittinggi, Sumatera Barat.
Di sepanjang dinding kayu rumah kelahiran Bung Hatta terdapat banyak foto-foto dokumentasi tentang Bung Hatta, keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Pada dinding Rumah Kelahiran Bung Hatta juga terdapat bagan silsilah keluarga Bung Hatta, baik dari pihak ibu maupun dari pihak ayahnya. Ada pula dokumentasi foto Syekh Djamil Djambek yang menjadi guru agama bagi Bung Hatta. Mengaji memang menjadi sebuah kegiatan sangat penting dan menjadi bagian kehidupan sehari-hari anak-anak Minangkabau. Bahkan mereka, seperti juga Bung Hatta ketika masih kecil, sering tidur di surau.
Beberapa benda peninggalan keluarga Bung Hatta juga disimpan di Rumah Kelahiran Bung Hatta ini, seperti mesin jahit tua milik nenek Bung Hatta. Rumah Kelahiran Bung Hatta ini memang adalah rumah neneknya. Di lantai satu ada kamar Mamak Idris, paman Bung Hatta.
Di rumah utama ini juga terdapat kamar bujang, ruang baca Bung Hatta, serta perabotan rumah lainnya yang kebanyakan masih asli.
Perabotan kayu rumah kelahiran Bung Hatta yang dibuat dari kayu surian, sejenis kayu Jati di Jawa, semuanya masih asli, demikian juga lampu dan karpet, serta benda-benda lainnya yang masih asli. Hanya tikar yang telah diganti baru, namun disamakan dengan jenis dan bentuk aslinya.
Pemerintah Kota Bukittinggi berencana mengadakan damkar aerial ladder canggih untuk menanggulangi kebakaran di bangunan tinggi. Kebutuhan ini mendesak setelah insiden kebakaran ruko tiga lantai yang sulit dipadamkan.
Baca Selengkapnya
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi tinggi nilai historis Kota Bukittinggi dan ikon Jam Gadang, menegaskan komitmennya untuk memajukan pariwisata daerah ini ke kancah global.
Baca Selengkapnya
Peringatan 400 tahun pahlawan nasional Syekh Yusuf Al-Makassari telah resmi masuk agenda UNESCO, menandai pengakuan global atas signifikansi sejarah ulama pejuang ini dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Lebak mengusulkan KH Moch Yusuf sebagai pahlawan nasional atas dedikasinya dalam memajukan pendidikan Agama Islam dan perjuangannya melawan penjajah.
Baca Selengkapnya
Kementerian Kebudayaan (Kembud) telah mengumumkan para pemenang Kompetisi Skenario SINEMA 2026, wujud komitmen memajukan perfilman nasional dengan narasi sejarah yang kuat dan relevan bagi masyarakat.
Baca Selengkapnya
Program Revitalisasi Sekolah 2025 di Sumatera Barat menuai apresiasi dari para kepala sekolah, membawa semangat baru dan fasilitas layak untuk mendukung pembelajaran yang lebih optimal dan merata.
Baca Selengkapnya
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menjelaskan Makna Paskah sebagai simbol perjalanan dari kegelapan menuju terang, yang juga merefleksikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Baca Selengkapnya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan penguatan edukasi budaya Keraton Kasepuhan Cirebon melalui modernisasi tata pamer Museum Pusaka dan revitalisasi narasi sejarah, untuk menarik generasi muda dan melestarikan warisan bangsa.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kota Bukittinggi memperkuat rencana Pembangunan Terintegrasi Bukittinggi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkualitas yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat, berfokus pada kesejahteraan dan sumber daya manusia.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kota Bukittinggi berhasil mencatatkan capaian pendapatan sebesar Rp755 miliar pada tahun 2025, melampaui target yang ditetapkan. Simak rincian realisasi pendapatan dan belanja daerah Pemkot Bukittinggi.
Baca Selengkapnya
Tingkat hunian hotel di Agam melonjak hingga 100 persen selama libur Idul Fitri 1447 H, menandakan peningkatan signifikan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di daerah tersebut.
Baca Selengkapnya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti pentingnya museum edukasi sejarah sebagai sarana pembelajaran efektif bagi generasi muda, khususnya melalui Museum Perjuangan Yogyakarta.
Baca Selengkapnya