Tersangka Aulia Kusuma, Kusmawanto bersama dua tersangka lainnya memperagakan adegan saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Aulia Kesuma
Tersangka Aulia Kusuma, Kusmawanto bersama dua tersangka lainnya memperagakan adegan saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Rekonstruksi digelar di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pertama, di apartemen di kawasan Kalibata. Lokasi kedua, di kediaman Edi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Di lokasi tersebut, kedua korban yang merupakan suami dan anak tirinya meregang nyawa ditangan Aulia.
Tersangka Aulia Kusuma saat melakukan rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tirinya di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak.
Tersangka Aulia Kusuma, bersama tiga tersangka lainnya memperagakan adegan saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Tersangka Aulia Kusuma, bersama tiga tersangka lainnya memperagakan adegan saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Rekonstruksi ini diikuti empat tersangka yaitu Aulia Kusuma, keponakannya Geovanni Kelvin (25), dua eksekutor sewaan Aulia bernama Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid.
Tersangka Aulia Kusuma saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Tersangka Aulia Kusuma saat rekonstruksi pembunuhan suami dan anak tiri di Jalan Lebak Bulus 1, Cilandak, jakarta Selatan, Kamis (05/09/2019).
Pelaku membacok dan menusuk korban berkali-kali hingga terkapar.
Baca SelengkapnyaPelaku ditangkap di tempat pelariannya di Rantau Alai, Ogan Ilir, Sumatra Selatan.
Baca Selengkapnya
Unit Reserse Kriminal Polsek Tamalate mengungkap motif di balik pembunuhan yang dilakukan pria berinisial S (24) terhadap istrinya, Alda Nurul Alfiah (24).
Baca Selengkapnya
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istri korban, Widia (38), yang baru pulang ke rumah setelah menghadiri acara wisuda kelulusan anak mereka.
Baca SelengkapnyaSuami korban ditangkap tidak lama setelah melakukan aksi kejinya.
Baca SelengkapnyaPelaku mengakui sengaja membunuh korban karena tidak mau menikahinya setelah tahu hamil tiga bulan.
Baca SelengkapnyaKorban yang ditemukan meninggal dunia itu berinisial AA yang diperkirakan berusia sekitar 18 tahun dan K berusia sekitar 80 tahun.
Baca SelengkapnyaIa diringkus oleh Tim Resmob Polres Sragen di rumahnya di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen.
Baca SelengkapnyaDalam olah TKP, polisi menemukan banyak kejanggalan, di antaranya motor dan ponsel milik korban hilang.
Baca SelengkapnyaRekayasa begal itu terungkap setelah kepolisian mendalami keterlibatan satu nama yang disebut korban dan diduga terlibat dalam kejahatan itu.
Baca SelengkapnyaJasad korban ditemukan di dalam rumahnya pada Jumat (5/6) sore, dalam kondisi mengenaskan dan masih mengenakan seragam sekolah.
Baca SelengkapnyaKorban meninggal dunia pada Selasa, (19/5) sehari setelah menerima pesanan sate tersebut.
Baca Selengkapnya