Bocah 8 tahun, Maya Mohammad Ali Merhi, berjalan dengan bantuan kaki palsu di sebuah kamp untuk orang-orang terlantar di Idlib, Suriah, pada 20 Juni 2018. Maya terlahir dalam kondisi tanpa memiliki kaki. Kondisi tersebut dikenal dengan amputasi kongenital, hingga kini penyebabnya belum diketahui.