Seorang Ilmuwan Mauritian dan aktivis perubahan iklim Shaama Sandooyea (24) saat melakukan aksi protes dari dalam laut.
aktivis
Seorang Ilmuwan Mauritian dan aktivis perubahan iklim Shaama Sandooyea (24) saat melakukan aksi protes dari dalam laut.
Aksi tersebut dilakukan di Samudra Hindia. Dia beraksi sambil memegang plakat yang bertuliskan Pemogokan Pemuda Untuk Iklim.
Aksi protes dari bawah air ini berlangsung di dekat Saya de Malha Ban, sebuah wilayah tepian laut terendam dan terbesar di dunia dan bagian dari Dataran Tinggi Mascarene bawah laut yang luas.
Aksi Shaama Sandooyea ini untuk menyoroti perlunya melindungi padang lamun terbesar di dunia di wilayah Mascarene, Mauritius.
Ilmuwan Mauritian dan aktivis perubahan iklim Shaama Sandooyea (24) usai melakukan aksi protes.
Selama melakukan aksinya, aktivis Shaama Sandooyea terklihat menggunakan perahu karet yang bertuliskan Greenpeace.
Aktivis perubahan iklim Shaama Sandooyea (24) saat melakukan aksi protes di dalam laut.
Komnas HAM memberikan tanggapan terhadap pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai mengenai rencana pembentukan tim asesor yang akan melibatkan aktivis HAM.
Baca Selengkapnya
Menteri HAM Natalius Pigai menekankan bahwa berita yang menyebutkan tentang tim asesor yang menetapkan status pembela HAM adalah tidak benar.
Baca Selengkapnya
Komnas HAM mensinyalir jumlah pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus lebih dari empat orang dan mendesak transparansi penyidikan.
Baca Selengkapnya
Polisi Militer TNI telah menetapkan empat personel TNI sebagai tersangka penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, menunjukkan komitmen TNI dalam penegakan hukum.
Baca SelengkapnyaDalam pembukaan diskusi, Baiquni menilai kondisi nasional saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan serius.
Baca Selengkapnya
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengecam keras insiden penyerangan air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, menegaskan pentingnya perlindungan aktivis sebagai pilar demokrasi.
Baca Selengkapnya
Pemerintah melalui Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya memastikan akan mengusut tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, aktivis KontraS, yang terjadi baru-baru ini dan menjamin kebebasan berpendapat.
Baca Selengkapnya
Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mendesak aparat penegak hukum untuk transparan dan akuntabel dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, guna menjaga kepercayaan publik dan memastikan kebe
Baca Selengkapnya
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dan mendesak otoritas Indonesia mengusut tuntas kasus teror air keras aktivis KontraS ini.
Baca Selengkapnya
Wakil Ketua Umum PRIMA, Alif Kamal, mengecam dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini agar tidak merusak demokrasi dan menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.
Baca Selengkapnya
Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku dan dalang di balik kasus penyiraman air keras Andrie Yunus, aktivis KontraS, yang mengancam iklim demokrasi.
Baca Selengkapnya
Komnas HAM menilai vonis bebas Delpedro Marhaen dan tiga aktivis lainnya dalam kasus dugaan penghasutan sebagai preseden positif untuk menjaga kebebasan berekspresi di Indonesia.
Baca Selengkapnya