WHO Sebut Gagasan Jadikan Afrika Kelinci Percobaan Vaksin Corona Tindakan Rasis

Selasa, 7 April 2020 18:29 Reporter : Merdeka
WHO Sebut Gagasan Jadikan Afrika Kelinci Percobaan Vaksin Corona Tindakan Rasis Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. ©2020 AFP PHOTO/CHRISTOPHER BLACK/WORLD HEALTH ORGANIZATION

Merdeka.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengutuk komentar "rasis" dua dokter Prancis yang menyarankan vaksin untuk virus corona bisa diuji coba di Afrika.

"Afrika tidak bisa dan tidak akan menjadi tempat pengujian untuk vaksin apa pun," kata Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dikutip dari laman BBC, Selasa (7/4), pernyataan para dokter selama debat di televisi itu memicu kemarahan, dan mereka dituduh memperlakukan orang Afrika seperti "kelinci percobaan manusia".

Salah satu dari mereka kemudian mengeluarkan permintaan maaf.

Ketika ditanya tentang saran kedua dokter itu dalam jumpa pers, Dr Tedros menjadi sangat marah dan menyebutnya mabuk dari "mentalitas kolonial".

"Itu memalukan, mengerikan, untuk mendengar selama abad ke-21 dari para ilmuwan, ucapan semacam itu. Kami mengutuk ini dengan cara sekuat mungkin dan kami meyakinkan Anda bahwa ini tidak akan terjadi," katanya.

Baca Selanjutnya: Karena jumlah kasus yang dikonfirmasi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini