Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turki-Rusia bahas gencatan senjata di Suriah

Turki-Rusia bahas gencatan senjata di Suriah gencatan senjata Suriah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Turki dan Rusia saat ini tengah ada dalam diskusi mendalam untuk membahas soal gencatan senjata Suriah. Pertemuan ini dilakukan setelah ada kesepakatan evakuasi warga dari wilayah dikuasai oleh pemberontak di Aleppo.

Selain itu, faksi oposisi Suriah menegaskan kelompok pemberontak tidak akan menyetujui apapun sebelum mendapat rincian lebih lanjut tentang gencatan senjata. Sebab, upaya gencatan senjata di Suriah sebelumnya selalu menemui kegagalan.

Kini kedua negara saling mendukung untuk memerdekakan Suriah. Oleh karenanya, para menteri luar negeri dari Turki, Rusia, dan Iran bertemu pekan lalu di Moskow untuk membicarakan kelangsungan Suriah.

"Saat ini para pejabat Rusia dan Turki sedang membahas soal proposal gencatan senjata yang akan mencakup seluruh wilayah Suriah," kata seorang pejabat salah satu faksi yang menolak menyebutkan namanya, seperti dilansir dari laman Associated Press News, Kamis, (29/12).

Jika gencatan senjata ini berhasil dilakukan, pemerintah Suriah dan oposisi akan memulai negosiasi politik yang rencananya akan diselenggarakan di Kaszakhstan. Negosiasi ini nantinya akan dipimpin oleh Turki dan Rusia.

Meski demikian, belum diketahui apakah kesepakatan ini akan disetujui oleh kelompok pemberontak. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin telah meyakini bahwa kesepakatan gencatan senjata akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Saya benar-benar berharap perjanjian ini dapat tercapai dan saya memiliki alasan untuk percaya hal itu bisa terjadi," ujar Putin. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP