Turki Akan Pulangkan Tahanan ISIS ke Negara Asalnya

Senin, 4 November 2019 20:20 Reporter : Merdeka
Turki Akan Pulangkan Tahanan ISIS ke Negara Asalnya sulaiman soylu. ©Reuters

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Turki Sulaiman Soylu mengatakan, Ankara akan mengirim simpatisan asing ISIS yang telah ditangkap untuk kembali ke negara asal mereka.

Rencana itu datang ketika Turki mengeluh tentang tidak adanya tindakan dari negara-negara, terkhusus Eropa, dalam berurusan dengan hampir 10.000 tahanan internasional yang berkaitan dengan ISIS, yang saat ini ditahan di Suriah bagian utara.

Soylu mengatakan pada Sabtu 2 November 2019 bahwa "kami tidak dapat menerima bahwa Eropa mengabaikan masalah ini," demikian seperti dikutip dari The Independent, Senin (4/11).

"Eropa tidak bertanggungjawab," kata Soylu yang kemudian mengatakan bahwa Turki "akan mengirim anggota Daesh (akronim ISIS dalam aksara Arab) yang ditangkap kembali ke negara mereka," jelasnya.

Diperkirakan 2.500 dari tahanan ISIS di wilayah tersebut diduga berasal dari negara-negara Eropa dan bagian lain dunia, dan juga diyakini sangat berbahaya. Sejumlah tahanan yang tidak diketahui melarikan diri selama invasi Turki baru-baru ini ke Suriah timur laut, menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik pasukan AS keluar dari wilayah tersebut.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah meminta negara-negara Eropa untuk mengambil kembali tahanan ISIS yang datang dari negara mereka ke Suriah, ujarnya di Gedung Putih medio September lalu.

Dia menambahkan, "Jika mereka tidak mengambilnya kembali, kita mungkin akan menempatkan mereka di perbatasan, dan kemudian mereka harus menangkap mereka lagi."

Baca Selanjutnya: Trump Ogah Tahanan ISIS Ditampung...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini