Tentara Israel di Gaza Tiba-Tiba Teriak Allahu Akbar Lalu Ditembak Rekannya, Ternyata Sedang Alami Stress Berat

Dia terlihat sedang berbaring di tanah sambil meneriakkan takbir.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Tentara Israel di Gaza Tiba-Tiba Teriak Allahu Akbar Lalu Ditembak Rekannya, Ternyata Sedang Alami Stress Berat
tentara israel (IDF)

Pekan lalu seorang pria mencurigakan di zona penyangga di perbatasan Gaza ditemukan sedang berbaring sambil berteriak "Allahu Akbar". Tindakannya itu dipantau oleh seorang tentara pengintai dari kejauhan.

Pasukan khusus "Nitzah Yehuda" kemudian segera dikerahkan ke lokasi dan melihat pria itu sedang terbaring di tanah.

Laman the Jerusalem Post melaporkan, Selasa (11/2), tentara pengintai meyakini pria itu sedang mencoba menerobos masuk ke wilayah Israel lalu mengabarkan rekannya.

Ketika pasukan mendekat, mereka diberi izin menembak. Tentara yang memimpin patroli kemudian menembak kaki pria itu karena diduga dia mengenakan rompi bom.

Ternyata kemudian diketahui pria itu adalah seorang tentara Israel yang sedang mengalami gangguan mental karena trauma perang dan ingin bunuh diri.

Ia mengalami luka ringan dan sedang dirawat di rumah sakit Barzilai di Ashkelon.

Pertanyaan muncul mengenai alasan mengapa tentara yang memimpin patroli memilih untuk tidak menembak mati pria itu.

Dalam penyelidikan militer terhadap insiden tersebut, tentara itu mengungkapkan, meskipun pria itu berteriak dalam bahasa Arab dan mengancam akan melempar granat, ia memperhatikan beberapa detail penting yang membuatnya meragukan apakah individu tersebut benar-benar seorang teroris yang mencoba menyusup ke wilayah Israel.

Salah satu detail utama yang diperhatikan adalah tidak ada yang melihat pria itu mendekati perbatasan dari sisi Gaza, yang menunjukkan kemungkinan dia justru datang dari sisi Israel.

Rekomendasi