Sidang Senat AS Pemakzulan Donald Trump Digelar 8 Februari

Senin, 25 Januari 2021 11:06 Reporter : Hari Ariyanti
Sidang Senat AS Pemakzulan Donald Trump Digelar 8 Februari Donald Trump. ©2020 REUTERS/Leah Millis

Merdeka.com - Pada Jumat, para pemimpin Senat AS sepakat menunda sidang pemakzulan mantan presiden Donald Trump selama dua pekan, memberikan lebih banyak waktu bagi majelis untuk fokus pada agenda legislatif Presiden Joe Biden dan para calon menteri kabinet.

Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer, seorang Demokrat, menyampaikan sidang direncanakan mulai pada Senin, 8 Februari, jadwal yang disepakati pemimpin Senat dari Republik, Mitch McConnell.

Pada Senin ini, DPR akan secara resmi mengajukan dakwaan pemakzulan pada Senat dengan tuduhan Trump melakukan penghasutan pemberontakan. Tuduhan itu dipicu dari pidato Trump kepada para pendukungnya sebelum mereka menyerbu Gedung Parlemen atau US Capitol pada 6 Januari, saat Kongres menggelar sidang pengesahan hasil pilpres 2020.

Schumer mengatakan, jadwal baru ini memudahkan Senat bergerak cepat dengan agenda pembahasan calon kabinet Biden dan tugas lainnya, termasuk memberikan waktu lebih banyak bagi DPR dan tim Trump untuk mempersiapkan sidang.

"Selama periode itu, Senat akan melanjutkan agenda lainnya untuk rakyat Amerika, seperti calon anggota Kabinet dan RUU bantuan Covid yang akan menyediakan bantuan bagi jutaan warga Amerika yang terdampak selama pandemi ini," jelas Schumer dalam sidang Senat, dikutip dari France 24, Senin (24/1).

Jadwal tersebut telah disepakati setelah McConnell meminta DPR untuk menunda pengajuan dakwaan sampai Kamis depan dan meminta Schumer menunda sidang sampai pertengahan Februari agar Trump bisa lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pembelaan.

Baca Selanjutnya: Juru bicara McConnell Doug Andres...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini