Saudi sebut pembunuhan Khashoggi terencana

Kamis, 25 Oktober 2018 21:52 Reporter : Pandasurya Wijaya
Saudi sebut pembunuhan Khashoggi terencana agen saudi berpakaian mirip khashoggi. ©Hurriyet

Merdeka.com - Jaksa Arab Saudi hari ini mengatakan berdasarkan informasi dari Turki, pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul terencana.

"Informasi dari otoritas Turki menunjukkan aksi para tersangka dalam pembunuhan Khashoggi sudah terencana," kata jaksa dalam pernyataan yang dilaporkan kantor media pemerintah Saudi, seperti dilansir laman Hurriyet, Kamis (25/10).

"Jaksa melanjutkan penyelidikan ini dengan para tersangka untuk menegakkan keadilan."

Saudi awalnya mengatakan Khashoggi meninggalkan gedung konsulat di Istanbul pada 2 Oktober lalu setelah menyelesaikan urusan dokumen untuk pernikahannya dengan seorang perempuan Turki.

Namun seiring tekanan internasional, Saudi akhirnya mengakui Khashoggi tewas dibunuh dalam perkelahian di dalam konsulat.

Saudi mengatakan dua orang dekat Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) dan tiga pejabat intelijen dipecat serta 18 orang ditangkap.

Sejumlah pihak menuding Pangeran bin Salman berada di balik pembunuhan Khashoggi. Namun MBS sudah membantah tuduhan itu.

Berbicara di sebuah forum bisnis di Riyadh, Saudi, Pangeran Muhammad mengatakan bahwa kejahatan ini sangat menyakitkan bagi rakyat Saudi. Dia pun bertekad untuk tidak membiarkan mereka yang ikut andil lolos dari hukuman dan membuat hubungan Saudi dengan Turki jadi retak.

"Pembunuhan ini adalah kejahatan keji yang tidak bisa dibenarkan. Orang-orang yang berada di balik kejahatan ini harus bertanggung jawab karena keadilan pada akhirnya akan menang," kata Pangeran Saudi, dikutip dari BBC, Kamis (25/10). [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini