Sanksi dicabut, kapal Korut bawa rombongan orkestra diizinkan berlabuh di Korsel
Merdeka.com - Kapal Feri Korea Utara yang membawa 140 pemain orkestra untuk tampil di perhelatan Olimpiade Musim Dingin 2018 dijadwalkan tiba di Korea Selatan hari ini. Ini merupakan kunjungan pertama setelah 16 tahun sejak Korea Selatan memberlakukan sanksi terhadap kapal-kapal Korut.
"Kapal Feri Mangyongbong 92 akan dikawal ke pelabuhan Mukho di bagian timur Korsel pada pukul 17.00 waktu Korea," demikian pernyataan Kementerian Unifikasi Seoul, dikutip laman Reuters, Selasa (6/2).
Kementerian tersebut menambahkan bahwa untuk sementara waktu, Korsel mencabut larangan terhadap masuknya kapal-kapal Korut ke perairan Korsel. Hal ini dilakukan untuk mensukseskan penyelenggaraan olimpiade pada Jumat mendatang.
"Ini merupakan pertanda baik akan mencairnya hubungan antar-Korea setelah berbulan-bulan dilanda ketegangan lantaran program nuklir dan rudal Korut," tambah pernyataan itu.
Sebagaimana diketahui, Korsel melarang semua kapal Korut memasuki pelabuhannya sejak negara beribu kota Pyeongyang melakukan serangan ke kapal Angkatan Laut Korsel yang menyebabkan tewasnya 46 pelaut pada 2010 lalu. Larangan tersebut mencakup berbagai keperluan mulai dari pariwisata, perdagangan dan pengiriman bantuan.
Namun pada 2002 lalu, Korsel mengizinkan kapal Korut menyeberang di perairan mereka saat membawa pemandu sorak untuk hadir dalam ajang Asian Games.
Rombongan orkestra yang akan tiba di Korsel kali ini dipimpin oleh penyanyi ternama Hyun Song-wol. Song-wol dan timnya dijadwalkan tampil di Gangneung pada Kamis dan di Seoul pada Minggu mendatang.
Kapal tersebut terbilang sangat mewah. Selain dilengkapi puluhan kabin dari kelas berbeda, termasuk kamar khusus mendiang ayah dan kakek Kim Jong-un, kapal ini juga menyediakan restoran, bar, mesin karaoke, dan toko di mana para tamu bisa membeli cinderamata serta makanan ringan seperti es krim.
Rencananya, kapal berkapasitas 350 penumpang tersebut akan digunakan sebagai tempat tinggal pemain orkestra selama singgah di Korsel.
"Selain untuk moda transportasi, kapal ini juga digunakan untuk penginapan para pemain orkestra," kata pernyataan kementerian.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya