Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rusia ancam balas provokasi Israel usai pesawat militer ditembak jatuh rudal Suriah

Rusia ancam balas provokasi Israel usai pesawat militer ditembak jatuh rudal Suriah pesawat jet rusia ilyushin IL-20. ©Wikipedia

Merdeka.com - Kementerian Pertahanan Rusia hari ini memperingatkan pasukan mereka bisa membalas Israel setelah pesawat jet pemantau Rusia berpenumpang 15 orang ditembak jatuh oleh rudal pertahanan darat anti-serangan udara Suriah di Laut Mediterania. Tim penyelamat menemukan puing pesawat itu di sekitar 17 mil pesisir Suriah dan mengumpulkan jenazah semua penumpang.

Dilansir dari laman CBS News, Selasa (18/9), militer Rusia mengatakan pesawat itu ditembak tidak sengaja oleh salah satu rudal S-200 Suriah yang sedang menyasar empat pesawat F-16 Israel. Jet tempur Israel itu kemarin diketahui sedang menyerang sejumlah target di Provinsi Latakia.

Rusia menuturkan jet Israel 'memaksa' pesawat Ilyushin 20 (IL-20) Rusia terbang ke wilayah udara pertahanan Suriah. Pihak Kementerian Pertahanan menuding militer Israel 'sengaja memprovokasi' dan tidak memberi peringatan kepada Rusia tentang operasi jet tempur mereka di wilayah itu sampai satu menit sebelum rudal Suriah ditembakkan.

"Pilot Israel bersembunyi di balik jet Rusia sebagai tameng dan memaksa pesawat itu terbang ke wilayah pertahanan udara Suriah," kata media Rusia mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

"Akibat ulah Israel yang tidak bertanggung jawab ini 15 tentara Rusia tewas. Ini jelas melanggar semangat hubungan kerja sama Rusia-Israel. Kami berhak mengambil tindakan balasan."

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu kemudian berbicara kepada sejawatnya, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, dan mengatakan Moskow menganggap Israel sebagai pihak yang bersalah hingga menyebabkan jatuhnya pesawat militer Rusia di Suriah.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP