Olimpiade pertama kali digelar pada abad ke-8 SM, berlangsung di kota Olympia.
Olimpiade adalah perhelatan olahraga paling spektakuler dan bersejarah di dunia. Pertandingan ini diikuti oleh ratusan negara dengan 35 cabang olahraga dan 400 kegiatan lainnya.
Olimpiade pertama kali digelar pada abad ke-8 SM, berlangsung di kota Olympia. Ketika itu, pertandingan olahraga olimpiade hanya boleh diikuti atlet laki-laki untuk menunjukkan kekuatan, kemampuan, dan ketahanan mereka.
Karena tidak diikutsertakan dalam perlombaan ini, para perempuan Yunani kuno menggelar olimpiade sendiri, seperti tertulis dalam teks kuno Yunani. Ahli geografi Yunani kuni, Pausanias menjelaskan Olimpiade Wanita digelar pada abad kedua Masehi yang disebut: Pertandingan Heraean (Heraean Games), seperti dikutip dari Greek Reporter, Senin (29/7).
Hanya ada sedikit catatan sejarah tentang Heraean Games, tapi diyakini lomba ini digelar setelah Olimpiade sekitar tahun 776 SM. Kedua perlombaan ini digelar di stadion Olympia.
Advertisement
Heraean Games diambil dari nama dewi Yunani, Hera, juga berlangsung setiap empat tahun sekali.
Permainan yang dikaitkan dengan remaja ini dianggap sebagai ritus peralihan menuju kedewasaan bagi perempuan.
Kompetisi awalnya hanya mencakup olahraga lari. Heraen Games tidak menyertakan olahraga tarung, yang tentu saja merupakan bagian besar dari olahraga putra. Pertandingan Heraean meliputi:
- Stadion: kompetisi lari cepat di lintasan balap stadion (177 meter)
- Diaulos: dua balapan sprint berturut-turut di sepanjang lintasan stadion (354 meter)
- Hippios: empat balapan berturut-turut melintasi stadion (708 meter)
- Dolichos: lomba ketahanan 18-24 putaran mengelilingi stadion (sekitar 4,8 km)
Advertisement
Setiap pemenang akan dimahkotai dengan karangan bunga dari daun zaitun dan hewan dikorbankan untuk dewi Hera. Orang Yunani meyakini pemenang akan diberikan kekuatan dengan memakan daging hewan kurban.
Pemenang juga diberikan kemampuan untuk mempersembahkan potret dan patung kepada Hera, dan mereka akan mengenang prestasi mereka dengan menuliskan nama mereka di kolom kuil Hera.
Para wanita di Heraean Games berkompetisi dengan mengenakan chiton, sejenis jubah yang dikenakan oleh orang Yunani kuno. Sedangkan para atlet pria di Olimpiade bertanding tanpa busana.
Olimpiade maupun Heraean Games dihentikan pada tahun 393 M ketika kaisar Romawi Theodosius melarang permainan Panhellenic dan festival keagamaan lainnya yang dirayakan di Yunani kuno.