Raja Yordania Abdullah II akhirnya turun gunung untuk mengambil bagian dalam krisis di Jalur Gaza. Dia secara langsung menerjunkan paket bantuan ke Jalur Gaza dari pesawat Hercules.
Advertisement
Raja Yordania Abdullah II akhirnya turun gunung ketika pemerintah Yordania mengerahkan sejumlah pesawat Hercules C-130H untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza melalui udara pada 26-27 Februari 2024. JORDAN ARMED FORCES/Handout via REUTERS
Advertisement
Raja Abdullah II ikut secara langsung menerjunkan paket bantuan untuk warga Jalur Gaza dari pesawat Hercules C-130H. JORDAN ARMED FORCES/Handout via REUTERS
Ini adalah pertama kalinya Istana Kerajaan Yordania secara resmi mengumumkan bahwa Raja Abdullah II bergabung dalam misi semacam itu ke Jalur Gaza setelah misi rahasia sebelumnya pada awal Februari lalu dibocorkan oleh media lokal. REUTERS/Jehad Shelbak
Mengutip Reuters, Raja Abdullah II mengatakan pada Selasa (27/2) bahwa pengiriman makanan dan bantuan ke Jalur Gaza harus digandakan untuk mencegah memburuknya situasi kemanusiaan yang sudah membawa bencana.
Diketahui, Yordania mengerahkan tiga pesawat C-130 untuk bergabung dengan empat pesawat lainnya dari Mesir, Qatar, Perancis dan UEA, dalam operasi penerjunan bantuan dari udara terbesar sejauh ini ke Gaza. REUTERS/Jehad Shelbak
Advertisement
Bantuan yang dikirimkan Yordania tersebut meliputi obat-obatan, pasokan medis, dan bahan makanan, termasuk makanan siap saji bergizi tinggi. REUTERS/Jehad Shelbak
Paket bantuan tersebut dijatuhkan di sejumlah lokasi di garis pantai Jalur Gaza, dari wilayah utara ke selatan. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Paket bantuan yang dilengkapi parasut tersebut terjun secara perlahan ke wilayah Jalur Gaza. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Advertisement
Advertisement
Warga Jalur Gaza pun seangat antusias untuk mendapatkan bantuan yang diterjunkan dari udara tersebut. Bahkan, beberapa orang terpantau menggunakan perahu untuk mengumpulkan bantuan yang jatuh ke laut. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa