FOTO: Potret Korban Gempa Jepang Mengantre Panjang Demi Makanan dan Air Bersih

Beberapa hari setelah gempa dahsyat mengguncang Jepang, para korban kini menghadapi krisis makanan dan air bersih.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Potret Korban Gempa Jepang Mengantre Panjang Demi Makanan dan Air Bersih
FOTO: Potret Korban Gempa Jepang Mengantre Panjang Demi Makanan dan Air Bersih (Merdeka.com)

Beberapa hari setelah gempa dahsyat mengguncang Jepang, para korban kini menghadapi krisis makanan dan air bersih. Sebagaimana yang terlihat di Kota Wajima, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 3 Januari 2024, orang-orang terlihat mengantre panjang untuk mendapatkan makanan dan minuman.

Beberapa hari setelah gempa dahsyat mengguncang Jepang, para korban kini menghadapi krisis makanan dan air bersih. Sebagaimana yang terlihat di Kota Wajima, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 3 Januari 2024, orang-orang terlihat mengantre panjang untuk mend
Dok. Istimewa

Beberapa orang tampak membawa botol hingga jeriken ketika mengantre pembagian air bersih dari sebuah mobil tangki.

Beberapa orang tampak membawa botol hingga jeriken ketika mengantre pembagian air bersih dari sebuah mobil tangki.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, beberapa orang juga memanfaatkan keran air yang masih mengalir pada pemandian air panas gratis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain krisis makanan dan air bersih, korban gempa di Kota Wajima, Ishikawa juga menghadapi pemadaman listrik di tengah cuaca dingin.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejumlah orang mengantre pembagian air bersih di Kota Wajima, Ishikawa, Rabu (3/1/2024). 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagaimana diketahui, gempa dahsyat berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 1 Januari 2024.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gempa yang terdeteksi pada kedalaman relatif dangkal, yakni sekitar 10 km di bawah tanah, telah meniptakan kerusakan luar biasa dan sempat memicu terjadinya gelombang tsunami.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Korban tewas akibat guncangan gempa ini dilaporkan mencapai 73 orang. Jumlah korban diprediksi akan bertambah ketika tim penyelamat terus berupaya melakukan pencarian dan penyelamatan di lokasi terdampak.

Rekomendasi