Advertisement
Patung Banteng Berusia 2500 Tahun Tiba-Tiba Muncul Setelah Hujan Deras, Arkeolog Ungkap Fungsinya
Setelah hujan deras di dekat situs Olympia kuno di Yunani, muncul sebuah patung banteng perunggu berukuran kecil, yang diperkirakan berusia 2.500 tahun.
Advertisement
Patung ini kondisinya masih utuh. Menurut keterangan Kementerian Kebudayaan Yunani, arkeolog menemukan patung ini di dekat sebuah kuil.
Dikutip dari Arkeonews, Senin (24/7), patung ini ditemukan di dekat kuil Zeus dan Altis. Foto: Aleksandra Żmuda/Pexels.com
Advertisement
"Salah satu tanduknya muncul ke permukaan setelah hujan deras baru-baru ini."
Keterangan Kementerian Kebudayaan Yunani.
Advertisement
Ditemukan Setelah Hujan Deras
Arkeolog Zaharaoula Leventouri melihat tanduk kecil patung itu mencuat dari dalam lumpur atau tanah basah sehabis hujan di dekat kuil Zeus saat melakukan inspeksi. Dia lalu berhenti dan dengan hati-hati menggali tanah di sekitar area tersebut.
Zaharaoula Leventouri lalu menggali artefak kuno tersebut. Patung perunggu ini berasal dari zaman Geometrik Yunani, yang berlangsung dari tahun 1000 SM sampai 700 SM.
Advertisement
Persembahan
Tanda terbakar atau gosong pada patung itu kemungkinan pertanda bahwa patung ini merupakan salah satu dari ribuan persembahan untuk Dewa Zeus, dewa Yunani kuno.
Sebelumnya para arkeolog telah menemukan puluhan gerabah atau tembikar kuno dengan pola geometris yang unik dari zaman tersebut. Tetapi, patung perunggu dari zaman itu merupakan hal yang tidak biasa karena orang Yunani memiliki kebiasaan melebur banyak patung perunggu yang kemudian digunakan kembali selama ratusan tahun.
Advertisement
Patung banteng ini dikirim ke ahli di Kementerian Kebudayaan Yunani untuk diteliti lebih lanjut. Kementerian Kebudayaan Yunani kemudian memastikan patung ini kemungkinan besar merupakan persembahan kepada Zeus di kuilnya di Olympia Kuno.
Advertisement
Tanda Terbakar
Patung ini kemungkinan dipersembahkan oleh para penyembah Zeus selama upacara persembahan karena ada tanda terbakar pada patung ini.