Gumpalan asap hitam membumbung tinggi di langit Jalur Gaza Tengah saat serangan udara Israel menghantam Jalan Salah al-Din, dekat kamp pengungsi Nusseirat, pada Rabu (25/6/2025). Wilayah tersebut dikenal sebagai jalur utama yang biasa digunakan warga Palestina untuk menuju titik distribusi bantuan dari Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF).
Serangan yang dimulai sejak dini hari itu menewaskan sedikitnya 78 orang, termasuk 14 warga sipil Palestina yang saat itu tengah menunggu giliran di pusat distribusi bantuan. Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.
Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengungkapkan bahwa sejak 27 Mei 2025, sedikitnya 503 pencari bantuan Palestina telah tewas dan lebih dari 3.000 lainnya terluka akibat tembakan dan serangan Israel terhadap lokasi yang diduga menjadi titik distribusi logistik kemanusiaan.
Sementara itu, menurut data terkini dari Kementerian Kesehatan Gaza, total korban jiwa akibat invasi militer Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 56.077 orang tewas dan 131.848 lainnya terluka.
Gumpalan asap hitam membumbung tinggi selama serangan Israel ketika warga Palestina yang mengendarai gerobak yang ditarik kuda melaju di sepanjang jalan Salah al-Din di dekat kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza Tengah, pada 25 Juni 2025. (Eyad Baba/AFP)
Seorang warga menuntun sepedanya asap melewati di sepanjang jalan Salah al-Din di dekat kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza Tengah, pada 25 Juni 2025. (Eyad BABA/AFP)
Advertisement
Gumpalan asap hitam membumbung tinggi selama serangan Israel ketika warga Palestina berjalan melewati sepanjang jalan Salah al-Din di dekat kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza Tengah, pada 25 Juni 2025. (Eyad BABA/AFP)
Gumpalan asap hitam membumbung tinggi selama serangan Israel ketika warga Palestina berjalan melewati sepanjang jalan Salah al-Din di dekat kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza Tengah, pada 25 Juni 2025. (Eyad BABA/AFP)
Gumpalan asap hitam membumbung tinggi selama serangan Israel ketika warga Palestina yang mengendarai gerobak yang ditarik kuda melaju di sepanjang jalan Salah al-Din di dekat kamp pengungsi Nusseirat, Jalur Gaza Tengah, pada 25 Juni 2025. (Eyad BABA/AFP)
Advertisement