Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). (Reuters /Lisi Niesner)
Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG), produsen listrik terbesar kedua di Jerman melakukan langkah terobosan teknologi dengan merubah pembangkit listrik berbahan baku batubara menjadi matahari dan angin sebagai pembangkit tenaga listrik. Areal terbuka bekas tambang batubara seluas 1200 hektar di Jaenschwalde, Jerman diubah menjadi kawasan hijau yang dilengkap taman panel surya sebagai pembangkit listrik tenaga surya dan turbin angin sebagai pembangkit tenaga listrik angin. Pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 31 MW telah selesai dibangun dan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 105 MW akan beroperasi secara bertahap mulai tahun 2026
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner
Foto udara panel surya di area bekas tambang batu bara terbuka Jaenschwalde milik Lausitz Energie Bergbau AG (LEAG) di dekat Jaenschwalde, Jerman, (21/05/2025). Reuters /Lisi Niesner