Situs kuil kuno berusia 11.500 tahun di Göbekli Tepe, Turkiye dianggap sebagai salah satu situs yang paling mencengangkan dalam sejarah manusia. Situs ini berada di sebuah lereng gunung.
Hal yang dianggap mencengangkan dari situs kuil tertua ini adalah arsitekturnya yang kompleks. Reruntuhan kuil di situs ini diatur berdasarkan pola geometri.
Analisis tersebut dilakukan oleh para arkeolog dari Universitas Tel Aviv (TAU) dan Otoritas Kepurbakalaan Israel.
Desain arsitektur seperti itu dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa karena mengingat 11.500 tahun lalu, pertanian belum berkembang secara luas.
Dikutip dari laman IFL Science, situs dari zaman Neolitik ini memiliki banyak monumen. Beberapa di antaranya dihiasi dengan ukiran dan pahatan hewan.
Advertisement
Melihat asal zamannya, ilmuwan beranggapan reruntuhan kuil di situs itu dahulunya dibangun oleh kelompok manusia pemburu sebelum kemunculan pertanian dan arsitektur monumental yang kompleks.
"Karena tidak ada bukti pertanian atau domestikasi hewan pada saat itu, situs tersebut diyakini dibangun oleh para pemburu. Namun, kompleksitas arsitekturalnya sangat tidak biasa bagi mereka," jelas Avi Gopher, ahli dari Departemen Arkeologi TAU.
Penelitian mengungkap jika ingin membangun situs seperti ini, maka dibutuhkan kemampuan perencanaan, organisasi, dan pengetahuan.
Pengetahuan tersebut berkaitan dengan pemahaman geometri, untuk membuat denah lantai yang geometris, serta merancang arsitektur yang berbentuk persegi, yang tidak lazim digunakan oleh manusia Zaman Batu.
"Temuan kami menunjukkan transformasi arsitektur besar selama periode ini, seperti transisi ke arsitektur persegi panjang, adalah proses berbasis pengetahuan yang dilakukan oleh ahli," ujar Gil Haklay, dari Otoritas Kepurbakalaan Israel.
Reporter magang: Yobel Nathania