Militer Rusia terus melancarkan serangan ke Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan jatuhnya korban. Setidaknya 137 prajurit Ukraina tewas dan 316 lainnya terluka.
Meski banjir kecaman Presiden Rusia Vladimir Putin belum mau menghentikan invasi. Dikutip dari apnews.com, Putin malah melempar ancaman.
Menekan tombol nuklir jika invasinya ke Ukraina diganggu. Tombol nuklir ini berada di tas kerja Presiden Putin.