Ketika Stigma Membuat Relawan Covid-19 Myanmar Jauh dari Rumah

Ketika Stigma Membuat Relawan Covid-19 Myanmar Jauh dari Rumah. Ketika Myanmar menghadapi gelombang Covid-19 mematikan, tim relawan yang bekerja tanpa lelah untuk merawat, mengubur, dan mengkremasi korban virus corona harus menghadapi stigma. Mereka terpaksa tidak pulang ke rumah karena ditakutkan menyebarkan penyakit.

Nanda Farikh Ibrahim
Ketika Stigma Membuat Relawan Covid-19 Myanmar Jauh dari Rumah
Relawan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) beristirahat seusai mengkremasi jenazah korban virus corona Covid-19 di sebuah krematorium di Distrik Taungoo, wilayah Bago, Myanmar, pada 6 Agustus 2021. Ketika Myanmar menghadapi gelombang Covid-19 mematikan, tim relawan yang bekerja tanpa lelah untuk merawat, mengubur, dan mengkremasi korban virus corona harus menghadapi stigma. ©Ye Aung Thu/AFP
Rekomendasi