Rusia kini tersentak oleh ulah sepasang suami istri diduga menjadi pembunuh berantai dan sudah menghabisi 30 orang. Bukan cuma merenggut nyawa, konon keduanya juga mempraktikkan kanibalisme dengan menyantap tubuh korbannya.Kasus itu mulai terungkap secara tidak sengaja. Semua berawal dari sebuah ponsel tergeletak di jalanan di wilayah sebelah selatan Kota Krasnodar pada awal September. Ponsel itu lantas dibawa ke kantor polisi oleh sang penemu. Polisi lantas membuka-buka isinya dan menemukan sejumlah gambar mengejutkan. Ada foto seorang lelaki berpose dengan potongan tangan manusia dan beberapa gambar serupa.Kepolisian Krasnodar lantas mencari lelaki ada di dalam foto itu, dan berhasil menangkapnya. Sang istri juga ikut dibawa. Setelah diperiksa, mulanya lelaki berusia 35 tahun itu beralasan itu memang ponselnya yang hilang. Namun, dia berdalih tidak membunuh siapapun dan cuma kebetulan menemukan potongan tangan itu, dan langsung berswafoto. Hanya saja polisi tidak percaya dan mencari potongan tubuh itu, dan menemukan potongan tangan diyakini milik korban berkelamin perempuan di dalam sebuah toples."Kata si pemilik ponsel itu, tangan itu yang dia pakai buat swafoto," kata sumber di Kepolisian Krasnodar, seperti dilansir dari laman RIA Novosti, Selasa (26/9).Polisi kemudian bergerak dan menemukan sisa tubuh korban berkelamin perempuan dalam sebuah tas, tidak jauh dari rumah lelaki itu. Setelah terus ditanyai, lelaki itu akhirnya mengaku kalau dia sudah membunuh. Namun, dia cuma mengatakan menghabisi dua orang. Satu adalah perempuan itu dan seseorang lagi lima tahun lalu. Polisi tetap curiga dan hingga saat ini baru mengenali tujuh korban. Diduga, pasutri itu sudah beraksi sejak 1999.Sayangnya, pengusutan kasus itu masih sangat tertutup. Aparat penegak hukum pun bungkam ketika diminta konfirmasi lebih lanjut tentang perkara itu. Sedangkan pelaku dan sang istri kini mendekam di penjara.
Pasutri di Rusia bikin gempar, diduga pembunuh berantai dan kanibal
Kasus itu mulai terungkap secara tidak sengaja. Semua berawal dari sebuah ponsel tergeletak di jalanan di wilayah sebelah selatan Kota Krasnodar pada awal September. Polisi lantas membuka-buka isinya dan menemukan sejumlah gambar mengejutkan. Ada foto seorang lelaki berpose dengan potongan tangan manusia.
Advertisement
Rekomendasi