Sitora Yusufiy, mantan istri Omar Mateen, pelaku penembakan di Orlando, Amerika Serikat, mengatakan bekas suaminya tersebut adalah seorang pecinta sesama jenis. Kepada reporter di Boulder, Colorado, Amerika Serikat, Yusufiy menegaskan hal itu."Dia sering ke kelab gay, dan juga punya mental yang tidak stabil, bahkan bisa dikatakan sakit," ujar sang mantan istri pelaku penembakan di Orlando tersebut, seperti dikutip dari Times of Israel, Selasa (14/6).Teman sekelasnya di Akademi Polisi Indian River Community College mengatakan Mateen pernah meminta seorang teman pria lainnya untuk berkencan."Kami pergi untuk melihat beberapa bar untuk kaum gay dengan dia, dan saya sedang tidak bisa saat itu, jadi saya menolak tawarannya," kata seorang teman sekelasnya saat bersama menempuh pendidikan di akademi polisi pada 2006 lalu.Dia mengatakan Mateen sangat payah dalam bersosialisasi."Dia hanya ingin menyesuaikan diri, namun tidak ada yang menyukainya," ujar temannya yang tak mau memberikan identitasnya.Mateen juga disebutkan seorang yang alim, lantaran dia sering pergi ke Islamic Center untuk berdoa tiga hingga empat kali sepekan. Imam masjid Syed Shafeeq Rahman mengaku sering bertemu dengan dia."Ketika dia sudah selesai berdoa, dia langsung pergi. Tidak pernah bersosialisasi dengan siapa pun. Dia sangat pendiam dan sangat tenang," kata Rahman.Pria 29 tahun keturunan Afghanistan ini rupanya berulang kali menggunakan aplikasi kencan gay sekaligus mendatangi klub LGBT Pulse. Polisi belum tahu apakah kunjungan rutin sang pelaku ke klub gay dalam rangka memetakan rencana serangan atau ada alasan lain.Salah satu saksi mata, Kevin West, memastikan pelaku menggunakan aplikasi kencan online untuk gay, bernama Jack'd."Pelaku pernah menulis pesan untuk saya melalui aplikasi kencan dan ngobrol online gay, Jack'd. Sudah hampir setahun kami berhubungan lewat aplikasi itu," kata West.Insiden berdarah di klub gay Orlando, Pulse, menewaskan setidaknya 50 orang dan melukai 53 lainnya. Tak semuanya yang tewas merupakan kaum LGBT. Separuh korban tewas adalah warga AS keturunan Puerto Rico, karena sedang ada acara khusus malam nahas itu.
Mantan istri dan teman sekelas sebut Omar Mateen seorang gay
Dia sering ke kelab gay dan mentalnya tidak stabil.
Rekomendasi