Rekam perbuatan cabul pejabat, pria ini ditikam

Penikaman itu diduga serangan balas dendam.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Rekam perbuatan cabul pejabat, pria ini ditikam
Pejabat Kosta Rika rekam rok mini perempuan dengan ponselnya. ©Daily Mail

Lelaki asal Kosta Rika bernama Gerardo Cruz Barquero, 22 tahun, menangkap basah perbuatan cabul pejabat yang sedang mengintip dan merekam bagian dalam rok seorang gadis. Barquero kemudian merekam kejadian itu dan memajangnya di media sosial untuk mempermalukan si pelaku. Video yang dia unggah itu kemudian dilihat sebanyak 1,5 juta kali. Pejabat yang dia rekam adalah pegawai dari Kementerian Keuangan.Namun beberapa hari setelah kejadian itu Barquero ditikam oleh seseorang di bagian perut dan dekat jantungnya di San Sebastian, Provinsi San Jose, Kosta Rika, seperti dilansir koran the Daily Mail, akhir pekan lalu.Dalam video yang direkam Barquero, dia sempat berkata kepada pejabat itu, "Tuan, apakah Anda senang merekam gadis itu?""Jika jadi kamu saya akan berhenti mengikuti supaya tidak kena masalah," jawab pejabat itu.Setelah penikaman polisi mengatakan Barquero tidak dirampok. Keluarga kemudian meyakini itu adalah serangan balas dendam dari si pejabat."Dia dalam kondisi kritis. Dokter mengoperasi jantungnya dan dia kini di ruang intensif. Dokter belum memberitahu kami apa pun," kata bibi Barquero yang enggan disebut namanya.Kementerian Keuangan membenarkan pejabat yang terekam kamera sedang mengintip gadis itu adalah pegawai mereka.Pihak kementerian mengatakan tengah mempertimbangkan memberi sanksi bagi si pejabat itu.Setelah memajang video itu Barquero menduga polisi akan menyelidiki dirinya karena melanggar privasi seseorang."Saya tidak mengerti negara ini. bagaimana mungkin saya dianggap melanggar privasi karena merekam pria yang mengintip rok wanita?" ujar Barquero.Para pengguna media sosial banyak yang mendukung Barquero atas tindakan beraninya itu."Hukum malah melindungi pelaku kejahatan, bukannya orang yang berbuat benar," kata seseorang.

Rekomendasi