Istri tersangka penembakan muslim Amerika sebut tak ada motif agama

Dia menyebut insiden itu terkait rebutan tempat parkir.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Istri tersangka penembakan muslim Amerika sebut tak ada motif agama
Keluarga muslim korban penembakan. ©Independent

Peristiwa penembakan tiga pemuda muslim di Chapel Hill, North Carolina, Amerika Serikat, masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya modus penembakan hingga sekarang masih belum diketahui. Tetapi istri tersangka menyatakan penembakan ini tidak ada kaitannya dengan hal agama. Dia menyebut kejadian itu terkait soal rebutan parkir. Istri tersangka mengatakan suaminya sangat menjunjung tinggi hak asasi orang lain."Dia meyakini, satu-satunya hal yang saya tahu tentang dia--semua orang sederajat," kata sang istri.Ketiga pemuda tersebut telah diidentifikasi oleh kepolisian setempat di antaranya Deah 23 tahun , istrinya Yusor Mohammad 21 tahun, dan adiknya Mohammad Abu-Salha 19 tahun. Sejauh ini petugas kepolisian masih menolak untuk menyatakan motif pelaku, tetapi kelompok muslim Amerika kemarin menyatakan pelaku mungkin telah menargetkan korban karena mereka muslim.Seperti dilansir Newsweek, Kamis (12/2), polisi Chapel Hill sedang menyelidiki motif pelaku penembakan. Penyelidikan awal menunjukkan kasus ini tidak ada hubungannya dengan kampanye menargetkan serangan kepada umat Islam.Kepolisian Chapel Hill telah menyatakan Craig Stephen Hicks, 46 tahun, sebagai tersangka penembakan tersebut. Hicks menyerahkan diri ke polisi pada Selasa malam, dia ditangkap atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan ditahan di penjara Durham Country. Hicks diharapkan untuk menghadiri sidang pertamanya di pengadilan setempat pada Rabu pagi waktu setempat.Penembakan itu terjadi di komplek Kondominium Finley Forest. Menurut laporan situs berita WRAL, komplek itu adalah rumah bagi mahasiswa pascasarjana di North Carolina.Dewan Perhubungan America Islam (CAIR) menyerukan agar modus pelaku cepat diungkap. Sebelumnya, laporan media sempat mengutip isi laman jejaring sosial Facebook milik Hicks yang mengutip kritikus agama Richard Dawkins soal serangan teroris pada 11 September 2001.Sejumlah pihak pun mengatakan turut berduka atas insiden penembakan itu dan merasa cukup kehilangan. Menurut United Muslim Relief, Barakat dan Mohammad adalah anggota pendiri kelompok North Carolina Triangle.

Laporan oleh: Vick Almaro

Rekomendasi