Polisi Irak Tangkap Wakil Pemimpin ISIS di Sebuah Apartemen
Merdeka.com - Otoritas keamanan Irak mengumumkan penahanan dan penangkapan seorang pria yang disebut merupakan wakil pemimpin ISIS. Penangkapan dilakukan dalam sebuah operasi pada Selasa di Provinsi Kirkuk.
Biro Media Keamanan Irak atau Security Media Cell merilis gambar-gambar penangkapan tersebut melalui Twitter. Dalam cuitan tersebut disebutkan pemimpin kelompok ekstremis tersebut ditangkap dengan kartu identitas palsu.
"Sebuah unit dari Kepolisian Hawija di Provinsi Kirkuk telah menangkap teroris dikenal sebagai 'Abu Khaldoun' di dalam sebuah apartemen di wilayah March 1. Dia membawa sebuah kartu identitas palsu atas nama Shaalan Obeid. Penjahat ini bekerja sebagai seorang wakil di bawah Al Baghdadi dan sebelumnya disebut pangeran militer Provinsi Salah al-Din," kata pernyataan itu, sebagaimana dilansir dari laman Alarabiya, Rabu (4/12).
Baghdadi, yang memimpin ISIS sejak 2014 dan orang paling dicari di dunia, terbunuh dalam sebuah penyerbuan pasukan khusus Amerika Serikat di Provinsi Idlib pada Oktober lalu. Sebuah pernyataan dari ISIS dirilis beberapa hari kemudian mengonfirmasi pengganti Baghdadi yaitu Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi.
Turki Tangkap Kakak Perempuan Baghdadi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTurki menangkap kakak perempuan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Klaim ini disampaikan pejabat senior Turki, yang menyebut penangkapan tersebut sebagai "tambang emas" intelijen.
Sangat sedikit informasi yang berkaitan dengan saudara perempuan Baghdadi ini. Demikian dilansir dari laman Alarabiya, Selasa (5/11).
Pejabat Turki mengatakan, saudara perempuan Baghdadi ini bernama Rasmiya Awad (65), diduga berafiliasi dengan ISIS. Namun dia tak merinci lebih jauh.
Rasmiya Awad ditangkap dalam sebuah penyerbuan pada Senin petang dalam sebuah truk kontainer dimana dia tinggal bersama keluarganya di dekat kota Azaz, Provinsi Aleppo. Daerah itu adalah bagian dari wilayah yang dikelola Turki setelah melakukan operasi militer untuk mengusir gerilyawan ISIS dan pasukan Kurdi sejak 2016. Kelompok-kelompok sekutu Suriah mengelola daerah yang dikenal sebagai zona Perisai Eufrat.
Pejabat yang tak mau disebutkan namanya ini mengatakan saat ditangkap Rasmiya bersama suaminya, menantu perempuan dan lima anak-anak. Orang dewasa di tempat tersebut diinterogasi.
"Hal semacam ini merupakan tambang emas intelijen. Apa yang dia ketahui (tentang ISIS) bisa secara signifikan memperluas pemahaman kita tentang kelompok tersebut dan membantu kita menangkap lebih banyak orang jahat," jelasnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya