Polisi Irak Tangkap Wakil Pemimpin ISIS di Sebuah Apartemen

Rabu, 4 Desember 2019 12:18 Reporter : Hari Ariyanti
Polisi Irak Tangkap Wakil Pemimpin ISIS di Sebuah Apartemen Wakil Pemimpin ISIS, Abu Khaldoun yang ditangkap polisi Irak.. ©2019/Iraqi Security Media Cell via Alarabiya English

Merdeka.com - Otoritas keamanan Irak mengumumkan penahanan dan penangkapan seorang pria yang disebut merupakan wakil pemimpin ISIS. Penangkapan dilakukan dalam sebuah operasi pada Selasa di Provinsi Kirkuk.

Biro Media Keamanan Irak atau Security Media Cell merilis gambar-gambar penangkapan tersebut melalui Twitter. Dalam cuitan tersebut disebutkan pemimpin kelompok ekstremis tersebut ditangkap dengan kartu identitas palsu.

"Sebuah unit dari Kepolisian Hawija di Provinsi Kirkuk telah menangkap teroris dikenal sebagai 'Abu Khaldoun' di dalam sebuah apartemen di wilayah March 1. Dia membawa sebuah kartu identitas palsu atas nama Shaalan Obeid. Penjahat ini bekerja sebagai seorang wakil di bawah Al Baghdadi dan sebelumnya disebut pangeran militer Provinsi Salah al-Din," kata pernyataan itu, sebagaimana dilansir dari laman Alarabiya, Rabu (4/12).

Baghdadi, yang memimpin ISIS sejak 2014 dan orang paling dicari di dunia, terbunuh dalam sebuah penyerbuan pasukan khusus Amerika Serikat di Provinsi Idlib pada Oktober lalu. Sebuah pernyataan dari ISIS dirilis beberapa hari kemudian mengonfirmasi pengganti Baghdadi yaitu Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi.

1 dari 1 halaman

Turki Tangkap Kakak Perempuan Baghdadi

kakak perempuan baghdadi rev1

Turki menangkap kakak perempuan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Klaim ini disampaikan pejabat senior Turki, yang menyebut penangkapan tersebut sebagai "tambang emas" intelijen.

Sangat sedikit informasi yang berkaitan dengan saudara perempuan Baghdadi ini. Demikian dilansir dari laman Alarabiya, Selasa (5/11).

Pejabat Turki mengatakan, saudara perempuan Baghdadi ini bernama Rasmiya Awad (65), diduga berafiliasi dengan ISIS. Namun dia tak merinci lebih jauh.

Rasmiya Awad ditangkap dalam sebuah penyerbuan pada Senin petang dalam sebuah truk kontainer dimana dia tinggal bersama keluarganya di dekat kota Azaz, Provinsi Aleppo. Daerah itu adalah bagian dari wilayah yang dikelola Turki setelah melakukan operasi militer untuk mengusir gerilyawan ISIS dan pasukan Kurdi sejak 2016. Kelompok-kelompok sekutu Suriah mengelola daerah yang dikenal sebagai zona Perisai Eufrat.

Pejabat yang tak mau disebutkan namanya ini mengatakan saat ditangkap Rasmiya bersama suaminya, menantu perempuan dan lima anak-anak. Orang dewasa di tempat tersebut diinterogasi.

"Hal semacam ini merupakan tambang emas intelijen. Apa yang dia ketahui (tentang ISIS) bisa secara signifikan memperluas pemahaman kita tentang kelompok tersebut dan membantu kita menangkap lebih banyak orang jahat," jelasnya. [pan]

Baca juga:
Donald Trump Temui Anjing Pemburu Baghdadi, Disambut Bak Pahlawan
Pemulangan WNI Mantan ISIS, BNPT Tunggu Keputusan Pemerintah
Serangan Taliban Lebih Mematikan dari ISIS Selama 2018
Turki Deportasi Pejuang ISIS ke Amerika Setelah Tertahan di Perbatasan Yunani
Pengalaman Pahit Satu Keluarga Termakan Bujuk Rayu Kelompok ISIS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini