Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Filipina ledakkan paket bom di depan Kedubes AS di Manila

Polisi Filipina ledakkan paket bom di depan Kedubes AS di Manila Ilustrasi Bom Rakitan. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Kepolisian Filipina meledakkan paket mencurigakan diduga bom rakitan. Paket tersebut ditemukan di tempat sampah dekat gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Manila.

Dilansir dari The Independent, Senin (28/11), kepala kepolisian sektor Manila Kolonel Joel Coronel, menyebutkan pihaknya menerima sebuah telepon sekitar pukul 6.00 pagi waktu setempat. Telepon tersebut diberikan oleh petugas pembersih jalan yang menemukan ponsel lama terlilit kabel saat sedang membersihkan wilayah tersebut.

Coronel mengira ponsel tersebut adalah pengontrol bom karena ada kabel hitam dan merah yang terlilit di benda itu. Meski demikian, dia menyebutkan tidak ada bahan peledak seperti mesiu dalam paket tersebut.

"Tidak ada ancaman bahaya yang perlu dikhawatirkan," serunya.

Sementara itu, upaya peledakan ini tidak menimbulkan kerusakan atau kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. Aktivitas yang terjadi di gedung Kedubes AS juga berjalan seperti biasa.

"Ledakan ini terkontrol, makanya tidak menimbulkan bahaya. Polisi kini tengah berupaya mengidentifikasi orang yang meninggalkan paket di tempat sampah itu," ucap Coronel.

Pihak intelijen menyebut peledak jenis mortar itu sama dengan yang digunakan kelompok ekstremis di wilayah Mindanao dalam insiden di Kota Davao yang menewaskan 10 orang dan melukai puluhan lainnya pada September lalu.

"Kami masih lakukan investigasi lebih lanjut apakah bahan peledak itu masih hidup atau tidak," pungkasnya. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP