Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PM Inggris pastikan AS tetap bersama NATO dan waspadai Rusia

PM Inggris pastikan AS tetap bersama NATO dan waspadai Rusia PM Inggris temui Donald Trump. ©2017 AP

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan tetap memberikan dukungan kepada Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dukungan itu disampaikan langsung oleh presiden ke-45 AS tersebut saat menerima kunjungan Perdana Menteri Inggris Theresa May di Gedung Putih.

Hal itu diungkapkan oleh PM May dalam konferensi pers yang berlangsung setelah keduanya bertatap muka. "Bapak Presiden, Anda mengatakan bahwa Anda 100 persen berada di belakang NATO," ujar PM May sembari menatap wajah Trump, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (28/1).

Baik Trump maupun May mengungkapkan, NATO memiliki peran penting dalam memperkuat pertahanan bersama di Benua Eropa. Termasuk salah satunya perang menghadapi teror yang seringkali mengancam keamanan di benua biru tersebut.

"Menyangkut kerja sama pertahanan dan keamanan, kami sama-sama menghargai peran penting NATO sebagai benteng pertahanan bersama, dan hari ini kami menegaskan kembali komitmen kuat kami terhadap persekutuan ini," lanjut May.

Sebaliknya, May mengaku tetap akan menggandeng Rusia sebagai mitra kerja sama. Meski demikian, negaranya akan tetap mewaspadai setiap kebijakan yang diambil Presiden Vladimir Putin terhadap negara di sekitarnya.

"Ketika datang ke Rusia, adalah bijaksana untuk beralih ke contoh Presiden Reagan - selama negosiasi dengan Mikhail Gorbachev - untuk mematuhi pepatah 'percaya dan buktikan'. Untuk Presiden Putin, saran saya adalah ajak serta tapi waspada," ujar May.

Meski perang dingin sudah berakhir, namun May masih meyakini benih konflik yang berlangsung selama hampir setengah abad tetap tertanam di Rusia. Karena itu, Barat disebutnya harus berada dalam posisi yang kuat agar Putin tidak macam-macam dengan negara-negara Eropa lain.

"Konflik antara Rusia dan Barat tidak terelakkan. Dam tidak mungkin menghindari kemunduran ke dalam Perang Dingin. Kita harus siap hadapi rusia dari posisi yang kuat," papar May.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP