Peretas Korea Utara curi dokumen rencana perang Korea Selatan dan Amerika Serikat

Selasa, 10 Oktober 2017 19:14 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Peretas Korea Utara curi dokumen rencana perang Korea Selatan dan Amerika Serikat rencana peledakan rudal kim jong-un di wilayah dekat AS. ©2017 KRT via Reuters TV

Merdeka.com - Peretas Korea Utara dilaporkan mencuri banyak dokumen militer dari Korea Selatan, termasuk sebuah rencana untuk membunuh Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Rhee Cheol-hee, anggota parlemen Korea Selatan, mengatakan informasi soal pencurian dokumen itu berasal dari kementerian pertahanan. Dokumen tersebut mencakup rencana perang yang disusun oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan, termasuk laporan sejumlah komandan senior.

Kementerian pertahanan Korea Selatan menolak berkomentar mengenai tuduhan ini.

Peretas Korut juga dilaporkan telah mengakses rencana strategi militer pasukan elit Korea Selatan dan informasi seputar pembangkit listrik dan fasilitas militer di Korsel.

Rhee mengatakan sekitar 235 gigabit dokumen militer telah dicuri dari Pusat Data Pertahanan dan 80 persen di antaranya masih harus diidentifikasi, seperti dilansir dari BBC, Selasa (10/10).

Pembobolan data ini diketahui terjadi pada bulan September tahun lalu. Pada bulan Mei, Korea Selatan mengatakan sejumlah data telah dicuri. Mereka juga menuduh Korea Utara yang mungkin telah memicu serangan siber, namun tidak memberikan rincian tentang apa yang telah dilakukan.

Korea Utara dikabarkan membantah tuduhan ini.

Kantor berita plat merah Korsel, Yonhap, melaporkan dalam beberapa tahun terakhir Seoul mengalami serangan siber yang dilakukan oleh Korut. Serangan itu menargetkan sejumlah situs dan fasilitas pemerintah.

Korut diyakini punya pasukan dunia maya terlatih yang kemampuannya diasah di luar negeri seperti China. [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini