Penjelajah China Temukan Hutan Purba di Bawah Saluran Pembuangan

Jumat, 20 Mei 2022 18:36 Reporter : Hari Ariyanti
Penjelajah China Temukan Hutan Purba di Bawah Saluran Pembuangan Ilustrasi hutan . ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Simon Oxley

Merdeka.com - Penjelajah gua menemukan hutan purba yang luas tersembunyi di bawah saluran pembuangan di Guangxi, China. Saluran pembuangan itu cukup besar dengan panjang sekitar 1.000 kaki dan kedalamannya hampir 630 kaki. Demikian disampaikan Zhang Yuanhai dari Institut Geologi Karst Akademi Ilmu Geologi China kepada Xinhua.

Ketua tim ekspedisi, Chen Lixin menyampaikan kepada Xinhua, para penjelajah turun lebih dari 328 kaki ke dalam lubang pembuangan sebelum berjalan selama beberapa jam untuk mencapai dasar lubang tersebut. Di dasar lubang pembuangan, mereka menemukan hutan dengan pohon-pohon purba setinggi 130 kaki. Pohon-pohon dalam hutan itu tumbuh sangat rapat dan tingginya mencapai pundaknya.

Menurut para peneliti kepada AccuWeather, lubang pembuangan seperti itu bisa menjadi rumah bagi spesies flora dan fauna yang belum ditemukan.

"Saya tidak kaget mengetahui ada spesies yang ditemukan di gua-gua ini yang belum pernah dilaporkan atau dijelaskan oleh sains sampai sekarang," kata Direktur Eksekutif Institut Penelitian Gua dan Karst Nasional di New Mexico, George Veni, dikutip dari laman Insider, Jumat (20/5).

Lubang pembuangan yang dalam bahasa Mandarin disebut "tiankeng" biasa ditemukan di China Selatan karena lanskap alamnya. Lanskapnya yang didominasi karst, terbentuk ketika air hujan meluruhkan bebatuan.

"Karena perbedaan geologi, iklim, dan faktor lainnya, cara karst muncul di permukaan bisa jadi sangat berbeda," jelasnya.

"Jadi di China, Anda memiliki karst yang pemandangannya sangat luar biasa spektakuler dengan lubang pembuangan besar dan pintu masuk gua yang sangat besar dan sebagainya."

Daerah itu dimasukkan ke dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada 2017 karena tofografinya yang khas, yang termasuk formasi bebatuan dan gua yang lebar. China juga rumah bagi lubang pembuangan terbesar di dunia, Xiaozhai Tiankeng, yang kedalamannya lebih dari 2.000 kaki yang berlokasi di Taman Nasional Tiankeng Difeng, Kota Chongqing.

Baca juga:
Mengenal Tuas Jenis 1 hingga 3, Ketahui Perbedaan Beserta Contohnya
Fosil Buaya Zaman Purba yang Hidup 7 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Peru
Peneliti Ungkap Kemungkinan Asal Muasal Penyakit Hepatitis Akut
Peneliti Gunakan Tanah dari Bulan untuk Menanam Selada
Greenwashing: Sebuah Pembohongan Publik yang Kita Konsumsi
Tetap Menimbulkan Kecanduan, Simak Fakta Dan Bahaya Vapor Bagi Kesehatan Tubuh

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini