Penembakan di Mal Texas, Sembilan Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Merdeka.com - Pihak berwenang Amerika Serikat hari ini mengatakan sembilan orang tewas setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah mal ruang terbuka di Dallas, Negara Bagian Texas.
Terduga pelaku dinyatakan tewas setelah baku tembak dengan polisi di lokasi kejadian. Sembilan warga lainnya yang terluka dibawa ke rumah sakit, dua dari mereka kemudian meninggal. Korban yang dirawat berusia 5 sampai 61 tahun, kata polisi.
"Ini adalah tragedi. Orang-orang akan menuntut jawaban," kata kepala polisi Brian Harvey dalam jumpa pers. "Kami ikut berduka kepada keluarga korban."
Seorang petugas polisi sedang berada di mal itu saat kejadian penembakan pukul 15.36, kata Harvey.
"Dia mendengar suara tembakan, dan langsung mendekat ke lokasi dan melumpuhkan tersangka," ujar Harvey, seperti dilansir laman ABC News, Ahad (7/5).
Percikan senjata api
Seorang perempuan yang sedang berbelanja mengaku mendengar suara tembakan dan dia melihat orang-orang berlarian menyelamatkan diri.
"Kami melihat percikan senjata api seperti terbang di depan mata kami. Kami berlari ke toko Converse dan mengunci pintu. Kami semua membungkuk di belakang," kata dia.
Polisi meyakini pelaku bertindak sendirian.
Presiden Joe Biden sudah diberi kabar mengenai kejadian ini, kata pejabat Gedung Putih.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya