PBB sebut teroris ikut terlibat dalam perdagangan perempuan
Merdeka.com - Persatuan Bangsa-Bangsa menyatakan kini kelompok teroris di Irak, Suriah, Yaman, Somalia, Nigeria, dan Mali mulai menggunakan taktik baru buat mencapai tujuannya. Mereka tidak segan melakukan kekerasan seksual kepada perempuan.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PBB, Amina Muhammad, dia mendapat laporan tentang kekejaman para teroris dalam memperlakukan perempuan dari kisah-kisah diceritakan para korban. Mereka yang diwawancarai adalah perempuan kaum Yazidi yang disekap ISIS, kemudian wanita-wanita yang kabur dari tahanan Boko Haram, dan kaum hawa Somalia yang berhasil dibebaskan dari militan al-Shabab, serta mereka yang pernah hidup di bawah kelompok bertalian dengan Al-Qaidah di utara Mali.
Seperti dilansir dari FOX News, Selasa (16/5), Amina menyatakan membaca kisah para korban seperti menyimak cerita horor. Hal itu dia sampaikan dalam sidang Dewan Keamanan PBB.
"Mereka mengambil keuntungan dengan memperdagangkan dan menyelundupkan perempuan," kata Amina.
Pernyataan Amina juga diamini oleh staf khusus PBB menangani isu kekerasan seksual di wilayah konflik, Adama Dieng. Dia menyatakan, perlakuan itu bukan cuma buat mengintimidasi. Namun juga sebagai cara buat menghukum dan bentuk pembedaan.
"Itu juga cara buat membikin malu mereka dan tindakan tidak berperikemanusiaan," kata Adama.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya