Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Parlemen Irlandia Setujui Undang-Undang Pelegalan Aborsi

Parlemen Irlandia Setujui Undang-Undang Pelegalan Aborsi Ilustrasi aborsi. ©Shutterstock.com/Dr. Cloud

Merdeka.com - Rancangan undang-undang yang mengatur pelegalan aborsi di Irlandia telah melewati semua tahapan Oireachtas atau parlemen. Kini, RUU tersebut sudah bisa diteruskan untuk kemudian diubah menjadi undang-undang.

"Pada Kamis (13/12) malam, laporan dan tahap akhir dari RUU ini sudah disahkan oleh Seanad (Senat Irlandia). Sekarang RUU tentang pelegalan aborsi ini akan diberikan kepada presiden untuk ditandatangani menjadi undang-undang," demikian dilaporkan Irish Broadcaster RTE, dikutip dari BBC, Jumat (14/12).

Seanad menghabiskan waktu sekitar sembilan jam untuk memperdebatkan RUU tersebut pada malam kemarin. Hasil dari rapatnya disambut baik oleh Menteri Kesehatan Irlandia Simon Harris. Dia pun menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan terbaru ini melalui ciutan di akun Twitter.

Undang-undang ini mengatur tindakan aborsi bagi ibu hamil bisa dilakukan sesuai permintaan hingga minggu ke-12 masa kehamilan. Namun, aborsi baru bisa dilakukan dalam kasus kelainan janin yang fatal atau saat kesehatan fisik dan mental ibu ada dalam bahaya.

Pengantar RUU tahap pertama ini diajukan pada Oktober. Ada beberapa perubahan kecil dalam aturannya, termasuk meninjau kembali UU tersebut setelah tiga tahun, bukan lima tahun seperti yang direncanakan semula.

(mdk/ias)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Rukun Puasa dan Syarat Sah Pelaksanaannya, Umat Islam Wajib Tahu
Rukun Puasa dan Syarat Sah Pelaksanaannya, Umat Islam Wajib Tahu

Rukun puasa mencakup serangkaian aturan dan tata cara yang harus diikuti secara sungguh-sungguh dan ikhlas.

Baca Selengkapnya
Tiga Janin Bayi Dtemukan Saat Bongkar Praktik Aborsi Ilegal, Ada yang Disimpan dalam Lemari
Tiga Janin Bayi Dtemukan Saat Bongkar Praktik Aborsi Ilegal, Ada yang Disimpan dalam Lemari

Para pelaku terancam hukuman sepuluh tahun penjara lantaran praktik aborsinya.

Baca Selengkapnya
Istana: Tuduhan Kecurangan Pemilu 2024 Harus Diuji, Agar Tak Jadi Narasi Penggiringan Opini
Istana: Tuduhan Kecurangan Pemilu 2024 Harus Diuji, Agar Tak Jadi Narasi Penggiringan Opini

Istana mempersilakan masyarakat melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) apabila memang ada kecurangan dalam proses Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dasar Hukum Pemilu di Indonesia, Pahami Aturannya
Dasar Hukum Pemilu di Indonesia, Pahami Aturannya

Pemilu di Indonesia diatur dalam undang-undang yang jelas.

Baca Selengkapnya
Istana Telah Terima Draf Revisi UU TNI-Polri Pekan Lalu
Istana Telah Terima Draf Revisi UU TNI-Polri Pekan Lalu

Pemerintah akan mengkaji draf revisi UU inisiatif DPR itu sebelum Presiden Jokowi mengirimkan surpres.

Baca Selengkapnya
Perludem Serahkan Revisi Angka Ambang Batas Parlemen ke Pembentuk UU: Harus Ada Hitungan Rasional
Perludem Serahkan Revisi Angka Ambang Batas Parlemen ke Pembentuk UU: Harus Ada Hitungan Rasional

Dengan adanya revisi, diharapkan suara rakyat tidak terbuang sia-sia.

Baca Selengkapnya
Isi Tuntutan Buruh Rokok Jatim kepada Pemerintah
Isi Tuntutan Buruh Rokok Jatim kepada Pemerintah

Salah satu yang dikhawatirkan yakni kenaikan cukai 2025

Baca Selengkapnya
Perludem Tarik Permohonan Pengujian UU Pilkada
Perludem Tarik Permohonan Pengujian UU Pilkada

Banyaknya tahapan Pilkada 2024 yang akan bersinggungan dengan tahapan Pemilu nasional 2024.

Baca Selengkapnya
Masa Jabatan Presiden menurut UUD 1945, Begini Penjelasannya
Masa Jabatan Presiden menurut UUD 1945, Begini Penjelasannya

Masa jabatan presiden menentukan seberapa lama seorang pemimpin dapat memegang kekuasaan dan mengimplementasikan kebijakannya.

Baca Selengkapnya