Menlu Rusia: Baghdadi adalah Ciptaan Amerika

Senin, 4 November 2019 17:31 Reporter : Pandasurya Wijaya
Menlu Rusia: Baghdadi adalah Ciptaan Amerika warga Irak menyaksikan berita kematian baghdadi. ©Alaa Al-Marjani/Reuters

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov Jumat lalu mengatakan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi yang dilaporkan sudah tewas adalah ciptaan Amerika Serikat.

Lavrov menuturkan kepada portal berita Russia-24, Rusia ingin mengetahui informasi lebih banyak soal pembunuhan Baghdadi.

"Semuanya diumumkan dengan gegap gempita, tapi militer kami masih mempelajari fakta-fakta tambahan dan mereka belum bisa memastikan kebenaran apa yang dikatakan AS," ujar Lavrov, seperti dilansir laman Middle East Monitor, Minggu (3/11).

Menurut Lavrov, ISIS muncul setelah invasi AS ke Irak pada 2003 dan pembebasan sejumlah ekstremis dari penjara oleh AS.

"Maka dalam batas tertentu, Amerika membinasakan orang yang mereka ciptakan, jika memang benar begitu."

Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengumumkan Baghdadi tewas dalam penggerebekan pasukan AS ang dilakukan pada Sabtu dini hari di Desa Bashira, provinsi Idlib, sebelah utara Suriah. Dalam pengumumannya Trump mengatakan Baghdadi tewas meledakkan bom bunuh diri ketika mencoba kabur ke sebuah terowongan.

Meski Trump menuturkan Baghdadi sempat menangis merintih sebelum dia meledakkan diri, Moskow mengatakan tidak ada bukti kuat yang membuktikan penggerebekan itu terjadi, terutama sejauh ini tidak ada serangan udara dari AS atau pasukan koalisi internasional di Provinsi Idlib baru-baru ini seperti yang disebutkan.

"Kami tidak tahu soal dugaan bantuan untuk pesawat AS melintasi wilayah udara di zona larangan perang Idlib dalam operasi ini," kata Mayor Jenderal Igor Konashenkov kepada kantor berita RIA.

1 dari 1 halaman

AS Tahu Persis Siapa Pengganti Baghdadi

Trump Jumat lalu mengatakan AS tahu siapa pemimpin baru ISIS setelah kematian Abu Bakar al-Baghdadi, karena AS bersumpah akan terus menekan para ekstremis.

"ISIS punya pemimpin baru. Kami tahu persis siapa dia," cuitnya, kurang dari sepekan setelah penyerangan Baghdadi oleh pasukan khusus AS, dilansir dari Alaraby, Sabtu (2/11).

Pada Kamis, ISIS menginformasi kematian Baghdadi dan mengumumkan penggantinya yaitu Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi. Sejauh ini sangat minim informasi tentang sosok Hashimi, yang namanya jarang disebut sebagai calon pengganti Baghdadi.

Koordinator Kontraterorisme Departemen Luar Negeri, Nathan Sales tak memiliki informasi rinci terkait Hashimi saat ditanyakan wartawan. Dia hanya mengatakan AS tengah mencari informasi terkait Hashimi, perannya, dan dari organisasi mana dia berasal.

"Kami akan terus membuat organisasi itu menghadapi tekanan kontraterorisme tanpa henti menggunakan semua alat kekuatan nasional. Kami akan membongkar kelompok itu terlepas dari siapa kader kepemimpinannya," jelasnya. [pan]

Baca juga:
Punya Tiga Nama Alias, Siapa Pemimpin Baru ISIS Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi?
Donald Trump Soal Pemimpin Baru ISIS: Kami Tahu Persis Siapa Dia
Kehilangan Wilayah Kekuasaan di Suriah, AS Ingatkan Ancaman ISIS di Seluruh Dunia
Anjing yang Ikut Buru Baghdadi hingga Tewas Bakal Dapat Medali Kehormatan
ISIS Akui Baghdadi Tewas, Umumkan Pengganti
Melihat Ribuan Militan ISIS Habiskan Sisa Hidup di Penjara Kurdi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini