Mahathir ungkap dirinya mungkin hanya jabat perdana menteri 2 tahun saja

Rabu, 16 Mei 2018 22:00 Reporter : Merdeka
Perdana Menteri Mahathir Mohamad. Reuters

Merdeka.com -

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan dia mungkin hanya akan bertahan selama dua tahun di kursi kepemimpinan Negeri Jiran. Kelak setelah mundur, dia akan berperan di belakang layar.

Mahathir Mohamad yang meraih kemenangan mengejutkan dalam pemilu Malaysia 9 Mei lalu mengatakan, Anwar Ibrahim, mantan musuh bebuyutan yang kini jadi mitra koalisinya, akan dibebaskan dari penjara pada Rabu.

"(Dalam) tahap awal, mungkin akan berlangsung satu atau dua tahun, saya jadi perdana menteri," kata Mahathir kepada Wall Street Journal, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (15/5).

"Saya akan memainkan peran di belakang layar bahkan ketika saya mengundurkan diri."

Mahathir Mohamad menambahkan bahwa setelah pembebasannya, Anwar Ibrahim harus berjuang mendapat kursi di parlemen dan kemungkinan diberikan jabatan di kabinet. Namun, pada saat bersamaan, ia masih akan tetap memainkan peran yang sama seperti pemimpin tiga partai lainnya dalam koalisi Pakatan Harapan.

"Saya mengharapkan dia memainkan peran yang sama dengan para pemimpin dari tiga partai lainnya. Tidak akan ada kekuasaan istimewa, layaknya yang diberikan kepada menteri atau wakil menteri atau wakil perdana menteri," ujar Mahathir seraya menambahkan bahwa ia akan segera membuat keputusan akhir terkait postur kabinetnya.

Mahathir Mohamad memiliki hubungan bersejarah dengan Anwar Ibrahim.

Pada 1998, Mahathir Mohamad memecat Anwar Ibrahim sebagai wakil perdana menterinya. Anwar Ibrahim kemudian memulai gerakan yang dikenal sebagai "Reformasi", sebuah upaya untuk mengakhiri pemerintahan berbasis ras dan sistem patronase.

Namun, gerak Anwar Ibrahim dihentikan dengan tuduhan sodomi dan korupsi. Dia sendiri telah berulang kali membantah tudingan tersebut, tapi nasibnya tetap berujung di penjara.

Teranyar, Anwar Ibrahim dipenjara pada 2015, ketika Najib Razak menjadi perdana menteri. Dia dituduh melakukan sodomi, yang disebutnya sebagai motivasi politik untuk mengakhiri kariernya.

Ketika dalam kesempatan yang sama Mahathir Mohamad ditanya soal skandal 1MDB yang melibatkan Najib Razak, dia mengatakan dalam waktu singkat, proses hukum dapat terjadi.

Popularitas Najib Razak menurun tajam selama tiga tahun terakhir, sebagian karena skandal 1MDB.

1MDB adalah lembaga investasi yang didirikan pemerintah Negeri Jiran untuk memberikan manfaat pada rakyatnya. Gagasannya, 1MDB akan berinvestasi dalam sejumlah proyek di seluruh dunia, kemudian keuntungannya akan dikembalikan pada rakyat Malaysia.

Namun, dalam praktiknya, organisasi ini dituduh telah menyedot dana negara ke rekening pribadi Najib Razak dan orang-orang dekatnya.

Mahathir Mohamad pernah menjadi mentor Najib Razak, tetapi belakangan ia memutuskan untuk hengkang dari koalisi Barisan Nasional karena skandal 1MDB dan memilih bergabung dengan oposisi.

Najib Razak, yang merupakan ketua dewan penasihat 1MDB, membantah telah melakukan kesalahan dan dia telah dibebaskan dari pelanggaran apa pun oleh Jaksa Agung Malaysia.

Reporter: Khairisa Ferida

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini