Lempengan Timah Berusia 3200 Tahun Berisi Kalimat Kutukan, Ada Nama Tuhan Disebut
Merdeka.com - Sebuah lempengan kecil dari tanah liat ditemukan di Tepi Barat, Palestina, berisi kutukan. Lempengan ini berukir huruf kuno, bentuk awal huruf Ibrani. Prasasti dalam lempengan itu berisi seruan kepada Tuhan untuk mengutuk seseorang yang mengingkari janjinya.
Walaupun tahun asal dan temuan ini belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, penemu memprediksi lempengan ini berusia sedikitnya 3.200 tahun.
Menurut para penemu, tulisan dalam lempengan ini merupakan teks bahasa Ibrani paling awal yang diketahui selama ratusan tahun dan lempengan pertama berisi nama Tuhan dalam bahasa Ibrani.
Arkeolog dan direktur penggalian Associates for Biblical Research (ABR), Scott Stripling menyampaikan kepada Live Science, timnya menemukan lempengan kutukan tersebut di Gunung Ebal, utara kota Nablus, pada Desember 2019.
Lempengan timah terlipat dengan diameter 2,5 cm dan lebar 2,5 cm itu bertuliskan bentuk awal huruf Ibrani atau rumpun bahasa Kanaan di permukaan luar dan dalam, memperingatkan akan terjadi sesuatu jika seseorang yang terikat perjanjian tidak memenuhi kewajiban atau janjinya.
"Dikutuk, dikutuk, dikutuk - dikutuk oleh Tuhan Yahweh," bunyi prasasti tersebut, dikutip dari Live Science, Senin (22/5).
Kalimat kutukan itu menggunakan bentuk tiga huruf nama Tuhan dalam bahasa Ibrani yang sesuai dengan huruf Inggris YHW.
Stripling memperkirakan, lempengan tersebut berasal dari sekitar tahun 1200 SM atau sekitar tahun 1400 SM.
Menurut Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani, Gunung Ebal adalah salah satu lokasi pertama di Kanaan yang dilihat dari jauh oleh orang Israel kuno setelah mereka dibawa keluar dari padang gurun timur oleh Musa.
Dalam bagian Alkitab, Musa memanggil satu kelompok suku Israel untuk mengumumkan kutukan dari Gunung Ebal, sementara kelompok suku Israel kuno lainnya menyatakan berkat dari Gunung Gerizim di dekatnya.
Stripling mengatakan, objek yang baru ditemukan itu adalah satu-satunya contoh yang diketahui dari sebuah "lempengan kutukan" yang ditemukan di situs tersebut, meskipun mereka umum ditemukan di situs-situs Yahudi di tempat lain yang berasal dari periode Helenistik dan Romawi kemudian, setelah sekitar akhir abad keempat SM.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya