Kejam, guru ini pukuli murid tak bisa baca sampai tewas
Merdeka.com - Perbuatan guru di Sekolah Dasar Mukandamia, Nairobi, Kenya sangat tidak patut ditiru. Pasalnya, guru kejam itu tega memukuli muridnya hanya gara-gara tidak bisa membaca. Dia juga diklaim mengajak murid lain untuk ikut bergabung memukuli bocah malang tersebut.
Akibat perbuatan gurunya, Joy Wangari menderita luka parah. Bocah 10 tahun itu tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisinya semakin mengenaskan.
"Guru itu menyuruh teman sebangkunya memukul Wangari jika dia tidak bisa membaca. Dia juga ikut memukul anak itu di bagian punggung," kata salah satu orang tua murid, Mary Wanjiku, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabut (1/2).'
Menurut beberapa wali murid, guru itu menyuruh siswa lain memukul Wangari untuk menutupi perbuatan brutalnya.
Sementara itu, usai mendengar kabar kematian Wangari, guru itu melarikan diri dan bersembunyi. Saat ini polisi telah melakukan perburuan terhadap guru tersebut. Hukuman untuk guru tersebut juga belum diputuskan.
"Kami belum mengambil tindakan disipliner terhadap siapa pun tetapi jika memang salah satu guru bersalah, maka kami akan mengambil tindakan," kata Direktur Pendidikan negara bagian, Kamemba Kamande.
Menurut keterangan orang tua murid lain, Simon Mureithi, kekerasan dilakukan oleh guru bukan pertama kali terjadi di wilayan tersebut.
"Saya memindahkan sekolah anak saya karena di sekolah lama dia sering dipukuli oleh guru. Banyak juga orang tua murid lain yang mengeluhkan hal serupa. Kami menuntut agar semua guru diganti dengan yang lebih manusiawi," kata Mureithi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya