Kanada Beri Suaka Bagi Remaja Saudi Kabur dari Keluarganya Sebab Takut Dibunuh
Merdeka.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau kemarin mengatakan negaranya memberikan suaka bagi Rahaf Muhammad Al-Qunun, remaja perempuan Arab Saudi berusia 18 tahun yang melarikan diri dari keluarganya karena takut dibunuh.
Trudeau menuturkan badan PBB UNHCR telah meminta Kanada untuk menampung Rahaf.
"Kanada adalah negara yang paham betapa pentingnya membela hak asasi, hak perempuan di seluruh dunia dan saya membenarkan kami sudah menerima permohonan dari PBB," kata dia kepada wartawan, seperti dilansri laman ABC, Sabtu (12/1).
Rahaf menjadi sorotan internasional ketika dia bertahan di sebuah ruangan hotel di Bangkok, Thailand beberapa hari lalu karena tidak mau dipulangkan ke keluarganya. Rahaf diketahui keluar dari agama Islam dan dia mendapat ancaman dari keluarganya. Dia kabur dari keluarganya yang sedang mengunjungi Kuwait dan mengatakan akan pergi ke Australia.
Keputusan Kanada ini memperburuk hubungan dengan Arab Saudi yang tahun lalu melarang duta besar Kanada pergi ke Riyadh setelah pemerintah Kanada mengkritik keputusan Saudi menangkap para aktivis perempuan.
Otoritas Thailand kemarin juga membenarkan Rahaf sudah berangkat menuju Kanada.
Petugas bandara di Bangkok mengatakan Rahaf berangkat dengan maskapai Korea pukul 23.37 waktu setempat.
Kepala Imigrasi Thailand Surachate Hakparn mengatakan kepada wartawan, Rahaf meminta pergi ke Kanada. Ayah dan kakaknya menyusul Rahaf ke Bangkok untuk mengajaknya pulang.
"Dia masih menolak bertemu ayah dan kakaknya. Mereka akhirnya akan kembali pulang malam ini dan kecewa," kata dia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya