Jokowi Akan Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Kepentingan Umat dengan Pangeran MBS

Jumat, 15 Februari 2019 19:52 Reporter : Merdeka
Jokowi Akan Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Kepentingan Umat dengan Pangeran MBS pangeran muhammad bin salman. ©independent

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri RI hari ini memastikan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) akan datang ke Indonesia pada 18 - 19 Februari.

Kemlu mengatakan kunjungan itu diperkirakan akan menghasilkan kesepakatan dalam bentuk memorandum kesepahaman (MoU) antara kedua negara di bidang "energi dan sektor lain". Meski demikian, delegasi dari kedua negara masih berproses untuk merampungkannya hingga detik-detik terakhir sebelum Pangeran MBS menginjakkan kaki di Jakarta.

Pangeran Muhammad bin Salman dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin sore, 18 Februari 2019, Waktu Indonesia Barat. Esok harinya, MBS akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

"Keduanya akan melakukan 'veranda talk' untuk kemudian melakukan pembicaraan bilateral yang didampingi menteri atau pejabat terkait," kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Desra Percaya di Jakarta, Jumat (15/2).

Veranda talk merujuk pada format komunikasi baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi kala menyambut tamu kenegaraan penting yang dianggap 'akrab' bagi Indonesia.

Bertempat di teras belakang Istana (baik itu Istana Merdeka atau Istana Bogor), Jokowi akan berbincang singkat dengan tamunya, sebelum kemudian melanjutkan pembicaraan bilateral di dalam ruangan.

Tentang substansi pembicaraan antara Presiden Jokowi dengan Pangeran MBS nantinya, Desra mengatakan, "Fokus pertemuan akan membahas peningkatan kerja sama ekonomi hingga kepentingan umat," lanjut Desra tanpa memberikan perincian.

Pejabat tinggi di lingkungan Kemlu itu juga menambahkan bahwa Jokowi dan MBS "mungkin akan menandatangani lebih dari dua MoU, salah satunya energi." Namun, Desra tidak merinci apakah sektor energi yang dimaksudnya merujuk pada kelanjutan kerja sama antara Aramco dan Pertamina.

"Kami belum bisa memberikan perincian karena proses negosiasi masih berlangsung hingga hari Senin (18 Februari) nanti," lanjutnya.

Menjawab serentetan pertanyaan dari kalangan jurnalis tentang detail lain seputar pertemuan Muhammad bin Salman dengan Jokowi, Desra menjelaskan bahwa tatap muka itu "mungkin" akan membahas pelaksanaan terkait ibadah haji, perlindungan WNI dan TKI, berbagai isu regional dan global terkini, hingga kemungkinan kasus pembunuhan wartawan Saudi, Jamal Khashoggi.

"Begini, kami di Kementerian Luar Negeri memberikan berbagai materi yang bisa diangkat oleh Pak Presiden dalam pertemuannya dengan tamu negara. Tapi keputusan final tentang apa yang akhirnya akan dibicarakan nanti pada hari-H, semua ada di tangan presiden," tandas Desra.

Hingga berita ini turun, Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta belum memberikan keterangan apapun seputar lawatan Pangeran Muhammad bin Salman ke Indonesia.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini